Mobil Tangki Tertahan di Jalur Alternatif Palopo-Walmas, Lutra dan Lutim Krisis BBM

2770
Antrian panjang BBM di salah satu SPBU Luwu Utara. (ft/tangkapan video amatir warga)
ADVERTISEMENT

LUTRA — Luwu Utara dan Luwu Timur mengalami krisis bahan bakar minyak (BBM). BBM jenis Petralite, pertamax dan solar sangat sulit didapatkan.

Kelangkaan BBM di dua Kabupaten itu imbas dari ditutupnya Jembatan Miring, perbatasan Palopo dengan Walenrang-Lamasi (Walmas) Kabupaten Luwu.

Jalur alternatif yang telah disiapkan Pemerintah Kota Palopo dan Kabupaten Luwu mengalami kemacetan parah. Bahkan, 14 mobil tangki pengangkut BBM untuk dua Kabupaten di ujung Sulsel itu terjebak macet selama berhari-hari.

Dari rekaman video amatir warga, kondisi krisis BBM terjadi di SPBU Bonebone, salah satu SPBU di Luwu Utara. Terjadi kemacetan panjang mobil antri di depan spbu tersebut.

ADVERTISEMENT

Salah driver mobil tangki BBM, Kasman mengatakan sudah tiga hari dirinya terjebak kemacetan panjang di jalur alternatif Palopo-Luwu Utara di pompengan. “Distribusi BBM ke berbagai SPBU di Lutra dan Lutim terganggu akibat jalur trans Sulawesi lumpuh. Kami berharap, Jembatan Miring segera diperbaiki sehingga pasokan BBM ke Lutra dan Lutim kembali normal.

Sementara itu, pemilik kendaraan baik roda dua dan empat di berbagai wilayah di Lutra dan Lutim, mengaku sudah beberapa hari terjadi krisis BBM. Warga harus antri berjam-jam di spbu demi bisa mendapatkan bbm.

Kondisi krisis BBM diprediksi masih akan berlangsung lama mengingat sisa satu jalan alternatif palopo dengan wilayah Luwu dan Luwu Utara di jalur tombang. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT