Belajar dan Amati Proses Pembangunan Smelter, Mahasiswa FT Unanda Kunjungi PT BMS

228
Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Andi Djemma (HMS FT-UNANDA) melakukan kunjungan proyek pembangunan infrastruktur dasar milik PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, 13 hingga 19 Agustus 2022. (ist)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Himpunan Mahasiswa Sipil Fakultas Teknik Universitas Andi Djemma (HMS FT-UNANDA) melakukan kunjungan proyek pembangunan infrastruktur dasar milik PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) di Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, 13 hingga 19 Agustus 2022.

PT BMS merupakan anak perusahaan Kalla Group ini mulai melakukan pembangunan infrastruktur dasar seperti smelter dan kantor perusahaan.

ADVERTISEMENT

Ketua HMS FT-UNANDA, Muharto mengatakan kegiatan yang digagas pihaknya bertujuan mengembangkan wawasan mahasiswa mengenai metode pelaksanaan konstruksi pembangunan smelter dan jetty yang diamati secara langsung di lokasi proyek.

“Kegiatan ini kami gagas untuk memberikan suasana belajar baru kepada teman teman mahasiswa teknik sipil,” kata Muharto dalam keterangannya, Sabtu (20/08/2022).

ADVERTISEMENT

Muharto menjelaskan sebelum melakukan kunjungan proyek ke PT BMS, pihaknya terjun ke lokasi terlebih dahulu, kemudian dibekali pendahuluan berupa pemaparan progres pekerjaan dan juga pentingnya menggunakan APD saat melihat pekerjaan proyek dari jarak dekat.

“Dalam melakukan pengamatan secara langsung Mahasiswa Sipil Unanda di dampingi beberapa tenaga ahli, mulai dari tenaga ahli kontruksi, mekanikal dan juga ahli K3,” ujar Muharto.

Selain itu, Muharto mengharapkan tenaga kerja lokal perlu diakomodir dalam pembangunan infrastruktur di PT BMS. Menurutnya upaya tersebut demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di area tambang.

“Kita sama-sama berharap PT BMS ini mampu memberikan lapangan kerja kepada masyarakat lokal sehingga mampu membangkitkan perekonomian masyarakat, terkhusus masyarakat Luwu Raya,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, HRD PT BMS, Andi Fahrul menyambut baik kunjungan dari para mahasiswa. Dia mengapresiasi pengurus lembaga kemahasiswaan yang terjun langsung di lokasi proyek.

“Apresiasi perlu kita berikan terhadap upaya yang coba dilakukan teman-teman HMS FT-UNANDA, mahasiswa sipil mestinya seperti ini mencari ilmu sipil dengan terjun langsung ke lokasi proyek,” tandasnya. (yonk)

ADVERTISEMENT