Besok, BPK RI Perwakilan Sulsel Lakukan Penyerahan Opini, Kepala BPKAD: Insya Allah, Kami Optimis Palopo Kembali Raih WTP

382
ADVERTISEMENT

PALOPO–Jika tak ada halangan, rencananya Jumat esok, 7 Mei 2021, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sulawesi Selatan kembali akan melakukan penyerahan opini atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD), dimana opini kali ini adalah untuk LKPD Tahun Anggaran 2020.

Kabar ini disampaikan langsung Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) kota Palopo, HM Samil Ilyas SE MM saat ditemui Koran Seruya di ruang kerjanya, Kamis siang (6/5).

ADVERTISEMENT

“Besok pukul 10.00 Wita, akan ada penyerahan opini dari BPK di Ruang Pertemuan Ratona Kantor Walikota Palopo,” katanya.

Kegiatan penyerahan opini tersebut, kata Samil, akan dilakukan melalui virtual atau daring lewat aplikasi Zoom, dan akan dihadiri selain walikota Palopo juga ketua DPRD Palopo, serta unsur Forkopimda lainnya.

ADVERTISEMENT

Samil berharap Palopo kembali meraih opini WTP ke 6 kalinya, sejak tahun 2015 lalu.

“Insya Allah, kami selalu merasa optimis jika kota Palopo akan kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk keenam kalinya. Ini tentu berkat kerja keras semua pihak terutama seluruh Perangkat Daerah dan petunjuk serta arahan dari Pak Wali,” ungkap Samil.

ADVERTISEMENT

Sekedar informasi, Pemkot Palopo sendiri adalah kab/kota paling pertama di Sulsel yang menyerahkan laporan keuangannya. Walikota Palopo HM Judas Amir menyerahkan LKPD 2020 pada 9 Maret 2021 lalu.

Untuk diketahui bersama, Palopo telah meraih WTP untuk LKPD tahun anggaran 2015, 2016, 2017, 2018, dan terakhir LKPD tahun 2019, yang diterima pada tahun 2020 atau tahun lalu.

Untuk Sulawesi Selatan, dalam catatan Koran Seruya, pada tahun lalu, ada 18 daerah yang memperoleh opini, dimana terdapat 17 Kab/kota di Sulsel yang meraih opini WTP termasuk kota Palopo, dan hanya 1 yang meraih WDP yakni kabupaten Tana Toraja.

Penyerahan tersebut digelar secara virtual dan dilakukan (pada saat itu) oleh Kepala Perwakilan BPK Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Priyono.

(iys)

ADVERTISEMENT