BPOM Palopo : Hindari Makanan Mencolok

306
Nurtati Rahman
ADVERTISEMENT

PALOPO — Masyarakat kota Palopo diminta untuk lebih cermat dan teliti membeli makanan khususnya menu takjil untuk berbuka puasa di pasar ramadan atau tempat-tempat lain yang menjual makanan berbuka puasa.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal itu disampaikan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Palopo, Nurtati Rahman kemarin.

“Masyarakat harus cermat dan teliti membeli menu makanan untuk berbuka puasa di pasar ramadan, jangan sampai nanti sakit gara-gara makanan,” imbaunya.

Menurutnya, pembeli tidak tahu apakah makanan dan minuman yang dijual aman bagi kesehatan. Untuk itu butuh kecermatan dan ketelitian dalam membeli makanan berbuka puasa, hindari makanan yang mengandung boraks, formalin, pemanis buatan dan zat pewarna untuk menjaga kesehatan.

ADVERTISEMENT

“Kita juga minta warga tidak mudah tergiur dengan harga makanan yang dijual dengan harga murah, atau tergiur dengan corak warna yang mencolok. Karena dikhawatirkan makanan tersebut menggunakan zat pewarna yang berbahaya,” imbaunya lagi.

Lanjutnya, selain itu masyarakat harus jeli dalam melihat kondisi fisik makanan yang dijajakan di pasar ramadhan. Seperti memperhatikan kebersihan lingkungan tempat penjualan, jangan sampai karena salah membeli, akan berakibat buruk bagi kesehatan.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Bisa saja makanan yang akan dibeli tidak mengadung zat berbahaya, namun apabila lokasi penjualan tersebut kotor berarti sama saja makanan tersebut tidak aman dan membahayakan kesehatan kita,” bebernya.

Ditambahkanya, pihaknya selalu menghimbau agar masyarakat berhati-hati dalam membeli makanan pembuka pusa. Karena saat ini banyak pasar kaget yang menjual menu berbuka dipingir jalan-jalan. Untuk itu masyarakat harus mawas diri terhadap kesehatan makan berbuka yang dijajakan tersebut.

”Harus dilihat makanannya, kalau tidak terbungkus itu tidak dianjurkan untuk dikonsumsi. Paling aman itu memasak sendiri di rumah untuk makanan buka puasa,” tandasnya.

Nurtati bersama tim BPOM Kota Palopo lainnya akan mengawal kota Palopo agar terhindar dari makanan yang tidak sehat. Itu dilakukan dengan melakukan sidak rutin selama bulan ramadan. (asm)

ADVERTISEMENT