Buka Pelatihan Latsar, Judas Amir: Mau Kaya, Jangan Jadi PNS

75
Walikota Judas Amir secara simbolis mengalungkan Id Car tanda peserta Diklatsar, kepada perwakilan peserta Diklatsar Angkatan XXIV dan XXVII, di Ruang Ratona, Rabu (27/7/2022)
ADVERTISEMENT

WALIKOTA Palopo, HM Judas Amir mengatakan, jika ingin kaya, pilihan menjadi PNS/ASN tidaklah tepat. Judas menyarankan agar seseorang menjadi pengusaha jika ingin kaya.

Termasuk Judas Amir yang sudah dua periode memimpin Kota Palopo menyebutkan, jika ingin menjadi orang terhormat dan masuk ke dalam kelompok masyarakat berkelas, pilihan menjadi PNS/ASN juga tidak tepat.

ADVERTISEMENT

“Karena bekerja sebagai PNS/ASN adalah abdi masyarakat, harus siap melayani masyarakat selama menjalani karir sebagai ASN. Bukan mencari kekayaan,” kata Judas Amir, saat membuka Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS Angkatan XXIV dan XXVII Tahun 2022, di Ruang Ratona, Kantor Walikota, Rabu (27/7/2022).

Kegiatan tersebut dikerjasamakan Pemkot Palopo dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Sulawesi Selatan.

ADVERTISEMENT

Saat membuka Latsar CPNS Angkatan XXIV dan XXVII Tahun 2022, Walikota Judas Amir secara simbolis mengalungkan Id Car tanda peserta Pelatihan Latsar kepada perwakilan peserta Diklatsar Angkatan XXIV dan XXVII. Turut hadir Plt. Sekda Kota Palopo, Harianto ST, termasuk sejumlah kepala OPD di jajaran Pemkot Palopo.

Judas Amir mengingatkan, agar para PNS/ASN menetapkan niatnya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara, bukan mencari kekayaan.

ADVERTISEMENT

“Menjadi PNS/ASN tidak semata untuk mencari uang, tetapi lebih pada komitmen menjadi abdi negara dan abdi masyarakat,” pesan Judas Amir.

Meski demikian, Judas Amir tak menampik jika ada juga PNS/ASN yang kaya. Namun kata dia, PNS/ASN yang kaya bisa saja memiliki usaha sampingan yang dikelola keluarganya.

“Jadi sekali lagi, jangan berniat menjadi PNS/ASN mau kaya, karena gaji PNS/ASN itu sudah terukur. Kecuali ada usaha sampingan yang dikelola keluarga, bisa saja kaya,” katanya.

Dalam sambutannya, Judas Amir juga berpesan kepada PNS/ASN yang mengikuti Pelatihan Latsar CPNS Angkatan XXIV dan XXVII Tahun 2022, agar selalu menanamkan sikap disiplin, memiliki integritas, dan siap bekerja demi pelayanan kepada masyarakat.

“Dan tentunya, seorang PNS harus mengetahui benar tugasnya sebagai abdi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan, yang diwakili Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial, Nur Awwal, menyampaikan tentang pentingnya wawasan dan karakter berdedikasi dimiliki seorang PNS/ASN.

Untuk itu, dia meminta agar PNS/ASN Kota Palopo yang menjalani pelatihan Latsar dengan sungguh-sungguh dan sebaik-baiknya.

Tak hanya itu, Nur Awwal meminta kepada para peserta Latsar agar memahami dan tahu tentang lima nilai dasar ASN, yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, dan anti korupsi.

“Kelima nilai dasar ASN itu harus diimplementasikan, karena itu pondasi kita sebagai PNS/ASN,” katanya.

Diluar itu, peserta Pelatihan Latsar harus memahami juga dinamika yang sedang berubah. Dimana perubahan saat ini harus dipahami supaya kita sebagai ASN bisa bergerak lebih cepat. Disamping loyalitas dan berdedikasi, itu juga doktrin wajib.

“Tapi dalam profesionalisme, PNS/ASN Palopo harus baik dan berkinerja tinggi,” katanya. (liq)

ADVERTISEMENT