Bupati Luwu : Arsip Menyelamatkan Kita Sebagai Penyelenggara Negara

523
Bupati Luwu, Andi Mudzakkar menyampaikan sambutan sekaligus membuka sosialisasi.

LUWU — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu menggelar sosialisasi kearsipan lingkup pemkab Luwu mengangkat tema “Dengan Tertib Arsip, Kita Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Informatif, Kredibel, Akuntabel”. Sosialisasi dilakukan di Hotel Belia, Belopa, Senin (19/11/18).

Sosialisasi ini digelar sebagai program kerja dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Luwu.

“Tujuan sosialisasi ini adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kepada para peserta tentang hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan kearsipan berdasarkan Peraturan Perundang-undangan,” kata Ketua Panitia, Hartati dalam laporannya.

Hartati mengatakan, Kabupaten Luwu telah memiliki Perda tentang penyelenggaraan Kearsipan dan telah disahkan di DPRD. “Belum semua daerah memiliki perda ini, tapi Luwu sudah punya,” katanya.

Panitia pelaksana, Hartati menyampaikan laporan.

Sementara itu, Bupati Luwu, Andi Mudzakkarsaat membuka kegiatan mengungkapkan bahwa arsip memiliki peran dan fungsi yang sangat penting sehingga dapat dikatakan sebagai jati diri daerah.

“Arsip merupakan jati diri bangsa, jati diri daerah. Arsip itu memori. Arsip itu data-data yang menyelamatkan kita sebagai penyelenggara negara,” kata Cakka, sapaan akrabnya.

Adapun materi sosialisasi Kearsipan disampaikan oleh Irzal Natsir selaku Ketua Bidang SDM Kearsipan Asosiasi Arsiparis Indonesia (AAI) Provinsi Sulawesi Selatan.

Ia menyampaikan bahwa Arsip merupakan salah satu sumber informasi yang dapat dipercaya dan dipertanggungjwabkan kebenarannya. Sosialisasi kearsipan ini diikuti sekitar 300 peserta dari OPD, kecamatan, lurah dan desa. (adv)

Ketua Bidang SDM Kearsipan AAI Sulsel, Irzal Natsir menyampaikan materi.