Dinas Kehutanan Sulsel Gelar Rakor di Palopo

104
ADVERTISEMENT

PALOPO-Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) Menggelar Rapat Kordinasi (Rakor) tahun 2020, di Ruang Pola Kantor Walikota
Palopo, Jalan Andi Djemma, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo.

Rapat yang dilaksanakan Minggu (8/3/2020) ini, mengangkat tema Lestari Hutan Masyarakat Sejahtera.

Kepala Dinas Kehutanan Sulsel, Andi Parenrengi dalam Laporannya mengatakan, jika pada tahun 2020 ini, pihaknya akan melaksanakan
sebanyak 5 program.

“Pertama, program penataan hutan dan pemanfaatan hutan, kedua program implementasi hutan dan Lahan, ketiga program organisasi sosial,
keempat program konsentrasi sumber daya alam dan ekosistem, kelima program penangulangan kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

ADVERTISEMENT

Sementara, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah meminta pihak terkait, agar menyamakan persepsi dan bergerak bersama dalam
mengatasi persoalan hutan di wilayah Sulawesi Selatan.

Sebab katanya, permasalahan tentang hutan merupakan persoalan yang harus diselesaikan secara bersama dan butuh sinergitas antara
seluruh pemangku kepentingan.

ADVERTISEMENT

“Persoalan Kehutanan adalah persoalan kita bersama yang tentu akan memberikan keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara,
sehingga kita berharap dalam pertemuan ini,” katanya.

“Akan meningkatkan sinergitas kita khususnya bagi seluruh pemangku kepentingan di bidan kehutanan. Untuk itu perlu kesepahaman dan
gerak bersama dalam mengatasi persoalan Kehutanan untuk wilayah Sulawesi Selatan.” Sambung Nurdin Abdullah.

Orang nomor satu di Sulsel itu, juga meminta agar seluruh pemangku kepentingan, membuat kesepakatan bersama dan bersinergi untuk
melihat persoalan-persoalan di bidang kehutanan Dan melihat kepentingannya.

Lanjutnya, oleh karena itu ada beberapa program yang di rencanakan oleh pemerintah terutama dalam rangka mendorong penggunaan kawasan
hutan, di antaranya hutan desa, hutan kemasyarakatan dan ada beberapa yang masih di sosialisasikan.

Untuk itu, dia meminta agar seluruh pihak dapat berkolaborasi, dalam melaksanakan program baik itu program dari kementrian, maupun
dari Pemerintah Provinsi (Pemprov).

“Harapan saya mari kita berkolaborasi dan sama-sama turun untuk bagaimana kita membangun program yang sinergi, dan join program dari
kementrian, provinsi, agar ada percepatan pemulihan.” pungkasnya. (Sya)

ADVERTISEMENT