Diusulkan Jadi Hari Nasional, Walikota Palopo Ikuti Seminar Serangan Umum 1 Maret

95
Walikota Palopo, HM Judas Amir mengikuti kegiatan Seminar Nasional ‘Mendukung Serangan Umum 1 Maret 1949 menjadi Hari Nasional’ secara daring melalui aplikasi Zoom di Ruang Pertemuan Ratona Senin (07/03/2022). (Dok. Kominfo Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO – Walikota Palopo, HM Judas Amir mengikuti kegiatan Seminar Nasional ‘Mendukung Serangan Umum 1 Maret 1949 menjadi Hari Nasional’ secara daring melalui aplikasi Zoom di Ruang Pertemuan Ratona Senin (07/03/2022).

Seminar yang diusulkan oleh Gubernur DIY, Sri Sultan HB X turut melibatkan narasumber dari kalangan akademisi, sejumlah menteri, sebut saja, Menkopolhukam RI, Mahfud MD. Prabowo Subianto, yang kini menjabat Menhan, Mendagri Tito Karnavian, Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Tehnologi Nadiem Makarim serta Mensesneg Sutikno.

Menurut Sultan, peristiwa Serangan Umum 1 Maret memiliki makna penting bagi penegakan dan pengakuan kedaulatan negara, baik dari dalam maupun dari luar. Atas dasar rentetan peristiwa itulah, pada akhirnya pihaknya mengusulkan peristiwa Serangan Umum 1 Maret sebagai hari besar nasional.

“Tujuannya adalah untuk menghargai jasa para pahlawan, meneguhkan kembali semangat nasionalisme dan kebangsaan,” tutur Sultan dalam sambutannya.

ADVERTISEMENT

Di samping itu, pengakuan Serangan Umum 1 Maret 1949 sebagai Hari Besar Nasional juga untuk mengingatkan pentingnya urgensi kembali kepada cita-cita awal revolusi kemerdekaan Indonesia yang merdeka dan berdaulat, menciptakan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Seminar tersebut turut serta hadir Kepala Inspektorat Kota Palopo, Kadis Pariwisata, Kadis Kebudayaan, Kaban Litbang dan Jajaran pemkot Palopo Lainnya. (kominfo)

ADVERTISEMENT