Walikota Palopo Ikuti Seminar Untuk Memperkuat Kerukunan Ditengah Pandemi Covid-19

193
Ketgam : Suasana seminar Apeksi dan Pusad Paramadia di Rujab Walikota, Senin (15/6/2020).
ADVERTISEMENT

PALOPO – Walikota Palopo, HM Judas Amir mengikuti seminar yang digelar Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) dan Pusat Studi Agama dan Demokrasi (Pusad) via aplikasi zoom di Rujab Walikota, Senin (15/6/2020).

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Seminar tersebut, dalam rangka memperkuat kerukunan dan solidaritas ditengah pandemi Covid-19. Seminar itu juga sebagai bagian dari program Apeksi dan Pusad Paramadina dalam rangka penanggulangan Covid-19 di indonesia.

Direktur eksekutif Pusad Paramadina, Ihsan Ali Fauzi mengatakan, jika dengan melibatkan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dalam penanganan Covid-19 di daerah, merupakan salah satu langkah strategis Pemerintah Daerah (Pemda).

Sebab katanya, FKUB merupakan organisasi yang dibentuk berdasarkan peraturan bersama menteri agama dan kemendagri nomor 9 dan 8 tahun 2006 (pbm 2006) tentang pedoman pelaksanan tugas kepala daerah/Wakil kepala daerah dalam pemeliharaan kerukunan umat beragama, pemberdayaan FKUB, dan pendirian rumah ibadat.

ADVERTISEMENT

“FKUB memiliki modal sosial-keagamaan dan jaringan hingga akar rumput yang bisa memperkuat solidaritas bagi warga yang terkena dampak covid,” katanya.

Sementara, Ketua dewan pengurus Apeksi, yang diwakili Wakil Ketua Bidang Pembangunan, Syarif Fasha, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pandemi covid-19 yang dialami saat ini merupakan tantangan bagi siapa saja, termasuk pemerintah pusat, para pemimpin daerah dan pemimpin agama.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Menurutnya, tantangan itu amat terasa ditingkat akar rumput ketika pandemi itu tidak hanya mengancam kesehatan publik tapi juga mengancam perekonomian dan kerukunan masyarakat.

“Kamtibmas bisa terganggu jika tidak ada kerjasama dan solidaritas dimasyarakat, terutama dalam menyongsong ‘new normal’ saat ini,” katanya.

Menteri agama RI, Fachrul Razi, yang juga ikut dalam seminar daring itu menjelaskan bahwa kementerian agama dan kemendagri telah menerbitkan kebijakan kerukunan sebagai bagian dari kerangka kebijakan memerangi covid-19.

Kementerian agama telah mengeluarkan surat nomor B.2234/SJ/B.VIII.1/BA.02/04/2020 tanggal 16 April 2020 tentang permohonan keikutsertaan FKUB dalam penanganan covid-19.

Kebijakan tersebut, lanjutnya, diperkuat oleh kemendagri melalui surat edaran (SE) nomor 450/3006/SJ tentang pembentukan dan pemberdayaan FKUB.

“Melalui surat edaran ini, kemendagri menginstruksikan kepada seluruh pemerintah daerah dan FKUB untuk bekerjasama dalam meningkatkan kesetiakawanan dan solidaritas masyarakat yang terkena dampak pandemi covid-19,”

Seminar daring itu diikuti para peserta yakni walikota dan wakil walikota se indonesia (anggota apeksi) pengurus pusat asosiasi FKUB, FKUB daerah dan pengurus apeksi dan PUSAD Paramadina.

Ikut mendampingi walikota palopo pada seminar tersebut wakil walikota palopo, sekretaris daerah, ketua FKUB kota palopo, prof. Said Machmud, dn sejumlah pimpinan perangkat daerah kota palopo. (Hms/Sya)

ADVERTISEMENT