HEADLINE Koran Seruya: Pendaftaran Akhir Juni Baru Dibuka, 4 Daerah di Luwu Raya Siap Laksanakan Seleksi CPNS/PPPK 2021

144
HEADLINE Koran Seruya: Edisi Kamis 17 Juni 2021
ADVERTISEMENT

PEMERINTAH Pusat melalui Badan Kepegawaian Nasional (BKN) RI tetap mengupayakan rekrutmen Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tahun 2021 tetap akan digelar dalam bulan Juni ini. Bahkan, BKN memperkirakan
pendaftaran CPNS/PPPK 2021 sekitar tanggal 30 Juni.

Kepala BKN RI, Bima Haria Wibisana, mengungkapkan, pendaftaran CPNS dan PPPK
akan digelar secara bersamaan dalam bulan Juni ini. “Rencananya akhir Juni ini. Kita harapkan, para calon pelamar mulai mempersiapkan diri,” kata Bima di Jakarta, Rabu (16/6/2021).

ADVERTISEMENT

Tanpa menyebut tanggal pastinya, Bima memperkirakan pelaksanaan rekrutmen  iperkirakan akan berlangsung sebelum tanggal 30 Juni. “Atau bisa dimulai mudah-mudahan tanggal 30 Juni,” katanya.

Diketahui, pemerintah awalnya merencanakan pendaftaran rekrutmen CPNS/PPPK 2021 diadakan mulai tanggal 31 Mei hingga 21 Juni 2021. Namun, karena berbagai kendala teknis, jadwal rekrutmen ini ditunda.

ADVERTISEMENT

Hingga 16 Juni, kemarin, berdasarkan data Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), total kebutuhan ASN tahun 2021, dari pemerintahan pusat maupun daerah sebanyak 1,27 juta lebih. Khusus jumlah penetapan kebutuhannya baru mencapai 707.622.

Jumlah penetapan kebutuhan ini dari pemerintah pusat sebanyak 74.625 orang, pemerintah daerah 632.997, terdiri dari guru PPPK 531.076, PPPK non-guru 20.960, dan CPNS 80.961.

ADVERTISEMENT

KESIAPAN DAERAH

Jelang dibukanya pendaftaran rekrutmen CPNS/PPPK 2021, empat pemerintah daerah di  uwu Raya mulai Pemkot Palopo, Pemkab Luwu Timur, Luwu, dan Luwu Utara, jauh-jauh hari telah mempersiapkan diri.

Apalagi, empat daerah di wilayah jasirah utara Sulsel ini telah mendapatkan jatah formasi CPNS/PPPK 2021.

Pemkab Luwu Timur, misalnya, sudah mempersiapkan diri menghadapi rekrutmen CPNS/
PPPK yang akan digelar serentak di Tanah Air, bahkan telah mengantongi formasi CPNS  2021.

Namun demikian, hingga Rabu (16/6/2021) kemarin, Pemkab Lutim belum mengumumkan rincian formasi yang akan diterima. “Formasinya sudah ada, hanya belum diumumkan,” kata Kepala BKPSDM Luwu Timur, Kamal Rasyid.

Kamal hanya mengatakan, pihaknya siap melaksanakan rekrutmen CPNS/PPPK 2021 sesuai petunjuk dan instruksi Pusat. Dikatakan, Pemkab Lutim sudah mendapatkan kepercayaan penuh dari BKN Regional IV dan BKN Pusat untuk melaksanakan tes di wilayah sendiri.

Untuk tes CPNS di Luwu Timur tahun ini, katanya, akan dilaksanakan dan dipusatkan di SMP YPS Sorowako, Kecamatan Nuha, seperti tes yang telah dilaksanakan tahun sebelumnya.

Tahun 2019 lalu, Lutim menerima sebanyak 111 CPNS sesuai kuota yang diterima dari
Pusat.

Untuk tahun 2021 ini, Lutim berharap bisa menerima CPNS/PPPK 2021 lebih besar
dibandingkan tahun 2019.

Lutim mengusulkan formasi CPNS sebanyak 2.717. Jumlah 2.717 tersebut terdiri dari 320 guru, 844 kesehatan dan 1.553 tenaga teknis. BKPSDM Luwu Timur juga menyiapkan formasi untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) total 1.871, terdiri dari 1.237 guru, 208 kesehatan dan 426 teknis.

Tiga daerah lainnya di Luwu Raya, yakni Kota Palopo, Luwu, dan Luwu Utara juga telah menyatakan kesiapannya melaksanakan rekrutmen CPNS/ PPPK 2021. Tiga daerah tersebut juga telah menerima formasi CPNS. Khusus daerah di Luwu Raya, Kabupaten Luwu mendapatkan kuota CPNS/PPPK 2021 tertinggi dari tiga daerah lainnya.

Menurut Kepala BKPSDM Luwu, H. Sulaiman, Kabupaten Luwu mendapatkan kuota sebanyak 565. “Dari kuota 554 ini, terbanyak untuk penerimaan PPPK, jumlahnya sebanyak 479 orang,” kata Sulaiman via WA kepada KORAN SERUYA, belum lama ini.

Dirincikan Sulaiman, kuota PPPK sebanyak 479 orang yang diterima Luwu penerimaan tahun ini, tenaga guru terbanyak sebesar 421 orang, tenaga kesehatan sebanyak 34 orang, dan tenaga teknis sebanyak 24 orang. “PPPK guru paling besar diterima, jumlahnya 421,” kata Sulaiman.

Khusus formasi CPNS 2021, urai Plt Sekda Luwu ini, Luwu mendapatkan kuota sebanyak 89. “Rinciannya, tenaga teknis sebanyak 12 orang, dan tenaga kesehatan sebanyak 74 orang,” kata Sulaiman, seraya menambahkan, pihaknya sejak tanggal 31 Mei lalu sesuai jadwal awal pendaftaran CPNS/PPPK 2021 yang ditunda, telah siap melaksanakan rekrutmen CPNS 2021.

Berbeda dengan Luwu, Pemkab Luwu Utara mendapatkan jatah kuota CPNS/PPPK
2021 sebanyak 439 orang.

Rinciannya, tenaga guru 234 formasi, tenaga kesehatan 146, dan tenaga teknis 59 formasi. Untuk formasi tenaga guru semuanya PPPK, kalau tenaga kesehatan rinciannya 19 CPNS dan 27 PPPK, sementara untuk penerimaan tenaga teknis akan diperuntukkan di seluruh SKPD.

Kepala BKPSDM Luwu Utara, Nursalim Ramli, mengatakan, pihaknya siap kapan saja rekrutmen CPNS/PPPK 2021 diadakan secara Nasional. “Kapanpun diadakan kita siap,” katanya.

Sementara itu, kuota CPNS/ PPPK Kota Palopo, sesuai informasi diperoleh KORAN SERUYA, sebanyak 354 orang. Kuota tersebut masing-masing guru 290 Formasi, Kesehatan 49 Formasi, dan Teknis 15 Formasi. Formasi guru terbanyak akan diterima Kota  Palopo.

Rinciannya, dari 290 formasi, sebanyak 17 guru agama Islam, guru agama Kristen 5 orang, guru Konseling 24 orang, selebihnya guru kelas, TIK, seni budaya, dan guru olahraga.

Sedangkan, untuk formasi tenaga kesehatan, Kota Palopo akan menerima apoteker, dokter  gigi, epidemologi kesehatan, kesehatan masyarakat, ners, kesehatan lingkungan, kebidanan, keperawatan, perekam medis, analis kesehatan, dan kesehatan lingkungan.
Adapun tenaga tenaga teknis, diantaranya yang akan diterima adalah tenaga administrasi
negara, arsitek, ilmu pemerintahan, transportasi darat, manajemen akuntansi, tehnik
informatika, psikologi, akuntansi, manajemen, dan hukum.

Diketahui, pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK hanya tersedia melalui satu portal Sistem
Seleksi Calon ASN atau SSCASN. Portal ini dapat diakses di alamat https://sscasn.bkn.go.id/.

Portal SSCASN ini akan digunakan untuk tiga kategori pendaftaran yakni calon aparatur sipil negara (ASN), sekolah kedinasan dan PPPK.

(***)

ADVERTISEMENT