Jenguk Puluhan Korban Keracunan Massal, DPRD Palopo Minta Dinkes Lakukan Penanganan Terpadu

795
Legislator PKB DPRD Palopo, Misbahuddin menjenguk korban keracunan massal di RS dr Palammai Tandi, Kamis (16/1/2020)
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kasus keracunan massal yang dialami puluhan santriwati Pondek Pesantren Modern Datuk Sulaiman (PMDS) Kota Palopo, Sulsel, mendapat perhatian serius dari DPRD Kota Palopo. Sejumlah anggota DPRD Palopo menjenguk para santriwati yang dirawat di berbagai rumah sakit di Palopo.

Salah satunya, Komisi I DPRD Palopo menjenguk belasan santriwati yang dirawat di RS dr Palammai Tandi, Kamis (16/1/2020). “Sebagian pasien sudah mulai membaik, meski masih dirawat di RS,” kata Misbahuddin, salah seorang anggota DPRD Palopo.

ADVERTISEMENT

Tak hanya itu, di tengah puluhan santriwati telah dirawat di RS sejak Rabu (15/1/2020) malam hingga Kamis (16/1/2020), masih ada santriwati dibawa ke RS untuk mendapatkan perawatan medis akibat keracunan.

“Kami dari DPRD mengapresiasi jajaran Dinas Kesehatan Kota Palopo, PSC 119 JA dan PSC 119 dr Fadly, yang bahu membahu menangani korban keracunan hingga tidak ada korban jiwa,” kata legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Palopo ini.

ADVERTISEMENT

Karena sampai saat ini masih ada santriwati yang dibawah ke RS, Misbahuddin meminta jajaran Dinas Kesehatan dan stakeholder terkait lainnya supaya menangani kasus ini dengan baik. “Dinas Kesehatan dan jajarannya harus terus melakukan penanganan dan pemantauan perkembangan korban keracunan ini sampai pulih kembali. Kita harapkan, tidak ada korban jiwa dari kejadian ini, dimana puluhan santriwati keracunan,” imbuh Misbahuddin.

Dalam waktu dekat ini, kata dia, pihaknya akan memanggil berbagai pihak terkait, seperti pihak Yayasan PMDS, BPOM, dan stakeholder terkait untuk membicarakan masalah keracunan massal santriwati PMDS Palopo di DPRD Palopo. (iys)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT