Jurkam Prabowo-Sandi, Ratna Sarumpaet Babak Belur Dianiaya

1391
Ratna Sarumpaet bersama Fadli Zon
Ratna Sarumpaet bersama Fadli Zon
ADVERTISEMENT

JAKARTA — Aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet menjadi korban penganiyaan di sekitar Bandara Husein, Jawa Barat, pada Jumat, 21 September 2018 lalu. Juru Kampanye (Jurkam) pasangan Capres/Cawapres, Prabowo-Sandiaga Uno itu dianiaya oleh sejumlah Orang Tak Dikenal (OTK) Sejumlah foto yang beredar menunjukkan bagian wajah dari Ratna babak belur dihajar.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Terkait insiden itu, Partai Demokrat menyampaikan keprihatinannya. “Atas dasar apa pun biadab betul pelaku penganiayaan terhadap Ibu Ratna Sarumpaet ini,” kata Ketua DPP Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, Selasa (02/10/2018). Menurut Jansen, pelaku harus dihukum berat. Bagi dia, tak patut seorang ibu-ibu dipukuli. “Siapa pun pelakunya (apalagi jika dia laki-laki) harus dihukum berat! Bukan manusia pelakunya ini,” ucap Jansen.

“Masak nenek-nenek, emak-emak dipukuli seperti ini. Semoga kasus ini tidak berujung seperti kasus Novel Baswedan,” sambungnya, dikutip dari detik.com. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengaku sudah menjenguk Ratna Sarumpaet. Menurutnya, penganiayaan itu sebagai hal yang jahat.

“Mbak Ratna Sarumpaet memang mengalami penganiayaan dan pengeroyokan oleh oknum yang belum jelas. Jahat dan biadab sekali,” kata Fadli Zon. Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko mengaku belum menerima laporan terkait insiden itu. (*/adn)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT