Kader Hanura Palopo Diminta Siap Hadapi Verifikasi Parpol, Pratiwi: Target Kita per Dapil Raih 1 Kursi

157
ADVERTISEMENT

PALOPO–Ketua DPC Partai Hanura Kota Palopo, Pratiwi Lanteng Bustami meminta seluruh kader partainya untuk bersiap-siap menghadapi verifikasi administrasi dan faktual partai politik (parpol) sebagai syarat menjadi peserta di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Pratiwi meminta agar seluruh kader menyiapkan persyaratan organisasi, administrasi, hingga kartu tanda anggota (KTA) bisa dipenuhi dengan secepatnya.

“Saya meminta kepada semua jajaran pengurus agar secara terkonsep, terarah, dan terukur menyiapkan semua persyaratan sesuai undang-undang untuk bisa mengikuti verifikasi administrasi dan verifikasi faktual partai politik untuk Pemilu 2024,” kata Pratiwi, Rabu (9/6/2021).

ADVERTISEMENT

Menurutnya langkah taktis dan strategis parpol yang terpenting ialah bisa dengan mudah memenuhi persyaratan sebagai peserta pemilu di ajang pesta demokrasi 2024 mendatang.

Selain itu, Pratiwi juga menanggapi rumor bahwa parpol lebih cenderung memburu tokoh berpengaruh dan berduit demi raihan kursi pada Pemilu 2024 sehingga banyak kader partai terancam terdepak dari pencalegan. Menurut Pratiwi, partainya mengenal istilah depak mendepak kader, karena tidak akan mendepak kadernya dalam pencalegan menuju Pemilu 2024.

ADVERTISEMENT

“Masa kita mementingkan nonkader dari kader, tidaklah. Setiap Parpol punya aturan internal mengenai penyusunan caleg, termasuk Partai Hanura,” katanya.

Dikatakan Pratiwi, setiap Parpol tentu membuka ruang kepada nonkader untuk diusung jadi caleg. Namun, kata Pratiwi, ada aturan internal yang mengikat setiap Parpol. “Partai Hanura misalnya, tetap memberi ruang kepada nonkader, warga Indonesia yang memenuhi syarat. Tetapi tentulah Hanura memprioritaskan kadernya, apalagi jika kadernya memiliki popularitas dan elektabilitas,” kata mahasiswi Pascasarjana Unismuh Palopo ini.

Khusus non kader, kata Pratiwi, Partai Hanura Palopo tetap membuka ruang. “Ada persyaratan khusus, salah satunya mengikuti aturan internal Partai Hanura. Paling tidak, tokoh yang bisa mengikuti aturan pencalegan yang berlaku di Hanura,” katanya.

Pratiwi tak menampik jika keputusan KPU RI soal ‘tiket’ Pilkada 2024 memakai hasil Pemilu 2024 membuat Parpol pasang berbagai strategi demi meraih kursi sebanyak-banyaknya di setiap daerah pemilihan, agar bisa mengusung calon kepala daerah. “Aturan ini membuat Parpol benar-benar siap menghdapi Pemilu, termasuk Hanura Palopo,” katanya.

Pada Pemilu 2019 lalu, Partai Hanura Palopo meraih 1 kursi. Untuk Pemilu 2024, Pratiwi menargetkan setiap daerah pemilihan, Hanura meraih 1 kursi. “Ini target kita. Makanya, setelah melewati tahapan verifikasi partai, kita akan fokus menata struktur untuk pencalegan,” katanya. (***)

ADVERTISEMENT