Kasus Pencurian Merica Resahkan Warga Towuti Luwu Timur

928
Ilustrasi kebun merica. (net)
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM – Adanya aksi pencurian buah lada (merica) yang terjadi di Desa Buangin, Kecamatan Towuti Kabupaten Luwu Timur mengakibatkan sejumlah masyarakat mengalami keresahan.

Pasalnya, pencurian itu bukan hanya beraksi pada malam hari, tetapi pencuri juga melakukan aksinya pada siang hari.

Aksi pencurian yang terjadi 2 Minggu belakangan ini mengakibatkan sebanyak 60 kilogram merica petani hilang digondol maling dengan kerugian sekitar Rp. 4 juta lebih.

Hal itu dikatakan Naming salah satu warga Desa Buangin yang mengaku jika di desanya sering terjadi pencurian merica milik petani.

ADVERTISEMENT

“Kalau disini sudah sering terjadi kehilangan merica atau kecurian, bahkan kalau direndam di depan rumah juga dicuri,” Ungkap Naming, Sabtu (13/11/2021).

Adanya kejadian itu, Naming berharap agar persoalan ini bisa di tindaklanjuti oleh pihak terkait. Akan tetapi menurutnya sampai saat ini belum ada langkah yang dilakukan atau kejadian ini.

“Beberapa kejadian pencurian belum mendapat perhatian khusus, na seharusnya harus ditindak lanjut agar tidak kejadian lagi,” Harap Naming.

Sementara itu kepala Desa Buangin, Rahmat membenarkan jika kasus pencurian hasil panen merica warga memang sering terjadi pasca Pilkades dan bahkan kejadian itu bukan hanya terjadi di desanya akan tetapi di desa lainnya juga mengalami hal serupa.

“Tapi Alhamdulillah, kalau yang kemarin-kemarin macam ada begini pencurian lebih banyak itu pencegahan. Cuman ini memang pasca pilkades kemarin kan. Babinkamtibmas lebih fokus ke hal-hal yang bernuansa politik toh. Jadi tidak ada terlalu fokus ke situ. Tapi sebelumnya kan selalu jalan itu seperti perendaman massal, macam pengawasannya, apalagi sering ji patroli,” kata Rahmat.

“Kalau keseringan, apalagi harga tinggi merata semua bukan cuma di Buangin, di Tole juga ada di sebrang, di Mahalona juga ada cuma kan tingkat pengawasannya masing-masing pemilik lahan yang utama, tapi Babinkamtibmas sudah mulai jalan lakukan penyelidikan,” Tambahnya. (Rah)

ADVERTISEMENT