Kisah Istri di SempowaE Palopo Temukan Suami Gantung Diri di Pohon Karsen, Darti: Saya Cari Suamiku karena Mau Sahur

281
ILUSTRASI
ADVERTISEMENT

SEORANG istri bernama Darti, 35 tahun, warga Lingkungan SempowaE, Jalan Patiandjala, Kelurahan Dangerakko, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, histeris menemukan suaminya dalam kondisi telah meninggal dunia, Sabtu dini hari (16/4/2022), sekitar pukul 03:00 Wita. Yang membuat Darti histeris karena suaminya dia temukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon di belakang rumah dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Darti tidak menyangka, suaminya memilih jalan pintas mengakhiri hidupnya dengan jalan gantung diri. “Saya langsung berteriak minta tolong, karena kaget menemukan suami tergantung dengan leher terikat rantai besi,” kata Darti di rumah duka, di Lingkungan Sampowae.

ADVERTISEMENT

Darti mengisahkan, sekitar pukul 03:00 Wita, Sabtu dini hari, dirinya dibangunkan anaknya untuk sahur. Saat itu, Darti tidak menemukan suaminya dalam kamar, sehingga dia keluar dari kamar mencari sang suami. Namun Darti tidak menemukan suaminya, sehingga dia memanggil namanya. Beberapa kali dipanggil, sang suami tidak menyahut sehingga Darni keluar rumah mencarinya.

“Saya melihat sandal suami di teras rumah, sehingga saya mencarinya ke belakang rumah. Saat itulah saya menemukan suamiku tergantung di pohon karsen di belakang rumah. Lehernya terikat rantai besi. Kondisinya sudah meninggal dan tidak mengenakan pakaian,” ujar Darti, sedih.

Darti mengaku tidak menduga suaminya mengalami nasib tragis seperti itu (bunuh diri), apalagi selama ini suaminya baik-baik. “Termasuk saya tidak pernah mengetahui kalau suami saya punya masalah, sehingga saya tidak tahu apa yang menyebabkan dia bunuh diri,” ujarnya.

Sementara Ds, 11 tahun, anak korban, mengatakan, dirinya sempat diajak bapaknya makan bakso, sekitar pukul 21:00 Wita, didekat rumah. Selesai makan bakso, mereka pulang ke rumah sekitar pukul 22.00 Wita. Ds mengaku langsung masuk kamar untuk tidur, sedangkan bapaknya masih nonton TV di ruang tamu.

Sekitar pukul 01:00 Wita, Ds mengaku terbangun untuk buang air kecil. Saat itu, Ds keluar kamar untuk ke toilet, dia mengaku masih melihat bapaknya di ruang tamu sambil bermain HP. “Bapak masih di ruang tamu sekitar pukul 01:00 Wita, atau sekitar dua jam sebelum ditemukan meninggal dunia,” ujar Ds kepada penyidik Kepolisian dari Polsek Wara.

Kasus dugaan bunuh diri yang dialami korban bernama Joko Priono, 37 tahun, sudah ditangani Polsek Wara. “Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, seperti istri, anak, dan mertua korban,” kata Kapolsek Wara Kompol Deni Ratmodihardjo.

Sesuai hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Palopo dan olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Ditemukan adanya bekas jeratan rantai besi di leher korban, termasuk keluar air mani korban. Tanda-tanda itu menguatkan jika korban menemui ajalnya karena bunuh diri dengan cara gantung diri menggunakan rantai besi di sebuah dahan pohon di belakang rumah,” jelas Kompol Deni. (liq)

ADVERTISEMENT