Kodong! Istri dan Ipar Warga Surutanga Palopo Dinyatakan Positif, Besok Ikuti Wisata Covid-19 di Hotel Berbintang di Makassar

4345
Jubir resmi pemerintah kota Palopo, dr Ishak Iskandar.(Foto: Iccank)
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kondisi kota Palopo pasca bertambahnya lagi 2 orang yang dinyatakan positif terpapar corona pada Rabu (8/7/2020) membuat Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 di kota idaman ini kembali memberi warning kepada warganya untuk lebih waspada dan tidak menganggap enteng penyakit yang satu ini.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Hal ini diberitahukan Juru Bicara resmi pemerintah kota Palopo, dr Ishak Iskandar lewat siaran persnya, Rabu malam ini (8/7).

“Kemarin AR  (56) yang positif, hari ini iparnya bernama K (48) dan istri AR bernama K (55) yang positif, jadi ada tambahan dua orang lagi di kota Palopo, jumlahnya kini ada 14 positif,” ungkap Jubir.

Kedua kasus teranyar tersebut diketahui usai pemeriksaan Swab Test pada hari ini, hasil kontak tracing keluarga AR.

ADVERTISEMENT

Lanjut dia, “Karena tiga orang ini satu keluarga jadi rencananya besok baru dirujuk ke Makassar untuk mengikuti program wisata Covid-19 di hotel berbintang di Makassar, sebagaimana biasanya,” jelasnya lagi.

AR sebelumnya dinyatakan positif terpapar virus Corona setelah pulang dari Makassar. AR yang ber-KTP warga Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

AR dikenal sebagai pelaku usaha yang memiliki toko usaha di Jalan Andi Djemma, Kota Palopo.

Dengan tambahan 2 kasus positif,  akumulasi  kasusnya sudah 14 kasus konfirmasi positif di Palopo. Dari 14 kasus tersebut, sebanyak 5 orang dinyatakan sembuh dan 9 dalam proses   penyembuhan.

“Jangan ki main-main dengan Covid-19, semua warga Palopo harus ikut peduli dan waspada, sebab jika tidak, maka jumlahnya terus bertambah dan itu bisa membuat aktivitas kita akan dihantui perasaan was was apalagi jika sampai harus ke fase pemberlakuan pembatasan sosial bersyarat (PPSB) tentu kita semua yang rugi nantinya,” imbau “Pak Dokter” sapaan akrab mantan Kadis Kesehatan itu. (iys)

ADVERTISEMENT