Lama Terbengkalai, Bupati Luwu Resmikan Pasar Ponrang Selatan

318
Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang didampingi Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak dan Penjabat Sekda Luwu, Ridwan Tumba Lolo meresmikan pemanfaatan pasar tradisional rakyat kecamatan Ponrang selatan di Desa Bakti, Selasa (21/1/2020)

BELOPA–Bupati Luwu, H. Basmin Mattayang didampingi Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak dan Penjabat Sekda Luwu, Ridwan Tumba Lolo meresmikan pemanfaatan pasar tradisional rakyat kecamatan Ponrang selatan di Desa Bakti, Selasa (21/1/2020)

Dalam sambutannya, Bupati Luwu meminta kepada para pedagang sebagai pelaku ekonomi agar senantiasa memelihara seluruh fasilitas yang ada di dalam pasar.

“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama meresmikan pemanfaatan pasar rakyat yang berada di kecamatan Ponrang Selatan. Tentunya kita ketahui bersama bahwa pasar ini telah lama dibangun, namun pemanfaatannya baru tahun ini bisa terealisasi,” kata Basmin Mattayang dalam sambutannya.

“Saya berharap kepada semua pelaku ekonomi yang beraktifitas dalam pasar ini agar senantiasa memelihara sarana dan prasarana yang ada di dalam lokasi pasar, tenda-tenda diatur sedemikian rupa agar kelihatan rapi dan tembok-tembok los jangan dipaku untung memajang jualan,” lanjut Basmin Mattayang.

Menurut Bupati Luwu, pasar rakyat kecamatan Ponrang Selatan ini cukup refresentatif, namun beberapa fasilitas perlu dilakukan pembenahan dan penambahan.

“Pasar rakyat ini dibangun pada masa pemerintahan Bupati lalu dan perlu kita ucapkan terima kasih kepada Beliau karena gagasannya membangun pasar rakyat di kecamatan Ponrang selatan yang cukup refresentatif. Hanya saja memang masih ada fasilitas yang perlu kita benahi dan perlu penambahan agar pemanfaatan pasar ini berjalan dengan baik dan perputaran ekonomi dapat berjalan untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat,” kata Basmin Mattayang.

Menanggapi laporan ketua panitia, Kasmin, bahwa pasar rakyat yang dibangun di atas lahan seluas 1,7 Ha dengan jumlah los sebanyak 48 unit, membutuhkan sarana dan prasarana yang sangat mendesak seperti penimbunan tempat parkir, penambahan los pasar, pembuatan plat dekker, pembuatan bak penampungan sampah, pembangunan fasilitas MCK, dan pembangunan drainase untuk saluran pembuangan limbah dari los ikan.

“Insya Allah Sapras yang mendesak itu akan kita catat untuk di masukkan dalam anggaran perubahan karena anggaran pembangunan untuk tahun 2020 ini telah ditetapkan, yang penting sekarang adalah bagaimana usaha kita semua untuk meramaikan pasar ini sehingga perputaran perekonomian dapat berjalan sesuai apa yang kita harapkan,” jawab H Basmin Mattayang

Hadir pula pada acara tersebut, Anggota DPRD Luwu, Sukma, Asisten II Bidang pembangunan dan ekonomi, Andi Palanggi, Kadis Perdagangan, Husain, Kepala Bapenda, Arsal Arsyad, Kepala DPKAD, Rahimullah, Camat Ponrang Selatan, Uparuddin, para kepala desa dan lurah se kecamatan Ponrang Selatan. (mat)