Musyawarah Kerja ISMPI di Palopo : Wujudkan Pertanian Berkelanjutan

131
Asisten III Bidang Administrasi Umum, Setda Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar mewakili Walikota Palopo, HM Judas Amir mengadiri sekaligus membuka Seminar Nasional dan Musyawarah Kerja wilayah ke VII, Ikatan senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) wilayah V. (Dok. Kominfo Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Asisten III Bidang Administrasi Umum, Setda Kota Palopo, dr Ishaq Iskandar mewakili Walikota Palopo, HM Judas Amir mengadiri sekaligus membuka Seminar Nasional dan Musyawarah Kerja wilayah ke VII, Ikatan senat Mahasiswa Pertanian Indonesia (ISMPI) wilayah V.

Mengangkat tema Proyeksi Tantangan dan Peluang Dalam Mewujudkan Pertanian Berkelanjutan Di Era 4.0, Fakultas Pertanian Universitas Andi Djemma Kota Palopo kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium SaokotaE Palopo, Rabu (23/03/2022).

ADVERTISEMENT

Diharapkan melalui kegiatan ini dapat menghasilkan sejumlah keputusan yang dapat memberi pencerahan berkaitan dengan pembangunan upaya mewujudkan pertanian berkelanjutan di era 4.0, masa yang akan datang.

Dalam sambutannya mewakili Walikota Palopo Ishaq Iskandar mengatakan bukanlah hal mudah ketika saat ini, semua peserta mencari solusi, alternative, agar pertanian maju, dan dapat mensejahterakan dunia pertanian di Tanah air, khususnya di wilayah Kota Palopo. Namun tidak ada yang mustahil bila saja semua sepakat bekerja sama.

ADVERTISEMENT

Adapun Laporan ketua panitia Supriadi mengatakan 48 delegasi dari perguruan tinggi hadir dalam seminar ini. Dia juga berterima kasih kepada Walikota Palopo HM Judas Amir untuk selalu mensupport kegiatan ini. Selain itu juga berterima kasih kepada Rektor para akademisi, dekan, delegasi para peserta MUKERWIL dan mahasiswa yang turut menyukseskan kegiatan ini.

Lanjut Ishaq Iskandar mengatakan, bermusyawarah, dengan segala niat baik Insya Allah, akan berjalan dengan tujuan dan hasil yang diinginkan dapat tercapai. Seminar, dan Musyawarah yang saat ini dilaksanakan, hasilnya merupakan sumbangan yang tak terhingga bagi Pemerintah maupun Masyarakat Petani.

“Bagaimana merencanakan stratengi Pembangunan Pertanian secara Umum, kemudian bagi Petani bisa mempersiapkan diri dengan perubahan yang terjadi. Sementara bagi Dunia Kampus, kiranya persoalan-persoalan yang dihadapi petani, dengan berbagai masalah, bisa menjadi kajian dari berbagai aspek, agar semua tantangan yang dihadapi, bisa menjadi peluang untuk mewujudkan Pembangunan pertanian berkelanjutan di era 4.0,” ujar Ishak.

Indonesia dengan daratan dan lautan yang luas, merupakan potensi bagi kegiatan usaha tani secara umum. Indonesia tercatat sebagai penghasil komoditas pertanian, yang dicari negara-negara lain, bukan saja di zaman dahulu, tapi juga sampai kini.

“Negara kita ini Negara yang subur. Negara Agraris yang harus memang kita jaga dan pertahankan,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan perubahan budaya dari pertanian Tradisional, ke kebudayaan Modern Adalah fenomena yang tidak bisa dihindari, tentunya para petani bisa beradaptasi akan perubahan ini, kolaborasi antara teknologi Otomatisasi kuantitas, kesempurnaan hasil panen menjadi lebih baik, pelaksanaan kegiatan masa tanam, sesuai dengan perencanaan waktu, agar kuawalitas hasil dari komoditi itu sendiri terjaga.

Turut hadir Rektor Universitas Andi Djemma Palopo, Dosen, Staf, Civitas Universitas Andi Djema Palopo, Kapolres Palopo/Kapolsek Wara. Kepala Dinas Pertanian Kota Palopo, dan tamu undangan lainnya. (kominfo)

ADVERTISEMENT