Nostalgia Beppa Riolo di Palopo, Wujud Eksistensi Kue Tradisional

544
Wakil Walikota Palopo, Rahmat Masri Bandaso saat menghadiri nostlagia beppa riolo. (Dok. Pemkot Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Komunitas Roemah Simpul menggelar kegiatan bertajuk ‘Nostalgia Beppa Riolo’, Sabtu (22/1/2022). Kegiata itu berlangsung di Taman Baca Kota Palopo.

Kegiatan tersebut menyuguhkan ragam kue tradisional khas Tana Luwu. Acara ini telah memasuki tahun kelima sejak dilaksanakan pertama kali pada tahun 2018.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya pada tahun 2020 pelaksanaan kegiatan nostalgia Beppa Riolo dilakukan secara online, namun tahun ini dilakukan dengan tatap muka dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan.

Perwakilan komunitas Roemah Simpul, Andi Salahuddin Abadi mengatakan kegiatan itu adalah wujud untuk menjaga eksistensi keberadaan kue tradisional di tengah gempuran ragam kue kekinian. Dia juga mengatakan bahwa kegiatan itu sebagai wujud untuk membangkitkan rasa kecintaan dan kebanggaan lintas generasi terhadap kue tradisional sebagai kekayaan kearifan lokal.

“Kegiatan ini juga menjadi rangkaian peringatan Hari Jadi Luwu setiap tahunnya,” ucap mantan Kadispora Palopo tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Palopo H Rahmat Masri Bandaso membuka secara resmi kegiatan. Dia berharap agar momentum nostalgia Beppa To Riolo dapat dilakukan secara berkesinambungan.

Bahkan jika memungkinkan tidak hanya setahun sekali, tapi perlu upaya lebih dari sekali dalam setahun. “Kegiatan ini perlu menjadi kalender tahunan dalam event kepariwisataan sebagai daya tarik terhadap potensi wisata kota Palopo,” kata mantan ketua DPRD Palopo itu.

Ragam jenis kue tradisional yang disajikan pada kesempatan itu disiapkan oleh para volunteer dari Roemah Simpul. Kue itu disajikan secara gratis kepada para pengunjung yang hadir mengikuti rangkaian acara.

Turut hadir dalam kesempatan itu Kadis Pariwisata Palopo Munasirah. Hadir pula Kepala puskesmas Mungkajang dr Cakra dan Opu Patunru Kedatuan Luwu.

Owner Kambo High land Palopo Halifa Halide, sejumlah pelaku UMKM, para milenial dan pegiat seni dan pecinta kuliner juga terlihat. (hms/liq)

ADVERTISEMENT