Nota Kesepahaman dengan Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulsel Diteken Walikota Palopo, Begini Pesan Singkatnya!

35
ADVERTISEMENT

PALOPO–Kepala Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sulawesi Selatan bersilaturahmi dengan walikota Palopo yang dirangkaikan penandatanganan Nota Kesepahaman terkait pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan negara dan daerah, yang dilaksanakan di ruang rapat walikota Palopo, Rabu 2 Juni 2021.

Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Sulsel, Syaiful, SE., AK., MM., AC menyampaikan selamat kepada kota Palopo atas kembali diraihnya WTP yang 6 kalinya dan selamat juga atas capaian Zona Hijau Covid-19 di kota Palopo karena dengan segala upaya dan langkah strategis yang telah dilakukan.

ADVERTISEMENT

Ia juga berharap kiranya hubungan baik dan saling sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan lagi.

Salah satu fungsi Kanwil DPb Provinsi Sulsel adalah melaksanakan bimbingan teknis dan supervisi atas pelaksanaan anggaran dan pembinaan teknis sistem akuntansi pemerintahan lingkup wilayah Provinsi Sulsel.

ADVERTISEMENT

Pembinaan pelaksanaan anggaran dan sistem akuntansi pemerintahan dilaksanakan dalam rangka mewujudkan good governance di lingkungan Pemerintah Pusat dan pemda.

Lanjutnya, realisasi DAK fisik, Dana Desa dan Dana BOS dapat diakses pada aplikasi Minasata, yaitu aplikasi monitoring dana desa dan transfer daerah sebuah aplikasi berbasis android yang dapat diunduh.

ADVERTISEMENT

Penandatanganan Nota Kesepahaman atau MoU diharapkan dapat meningkatkan percepatan kerjasama, komunikasi dan koordinasi serta keterbukaan informasi antara Pemerintah Pusat dan Pemda.

Sementara itu, Walikota Palopo Drs HM Judas Amir MH menyampaikan apa yang telah disampaikan oleh Kakanwil harus diimplementasikan dengan baik sehingga apa yang menjadi tugas kita harus diperbaiki dalam hal pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Walikota Palopo menyampaikan kepada semua Perangkat Daerah bahwa segala sesuatu yang ingin dilakukan harus sesuai aturan, untuk itu, berpesan agar PD harus banyak belajar dengan lebih banyak lagi membaca baru kemudian diimplementasikan.

“Itu agar kita dapat mengerti dan memahami maknanya, agar dapat menjadi harapan kita semua karena berjalan dengan baik,” katanya.

Turut hadir para staf ahli walikota, asisten, kepala inspektur Asir Mangopo, kepala Bappeda kota Palopo Hj. Raodatul Jannah S.Sos, Kadis Pertanian, Peternakan dan Perkebunan Kota Palopo Ibnu Hasyim S.STP serta undangan lainnya.

(*)

ADVERTISEMENT