Pakaian Dinas Legislator Palopo Belum Rampung

123

PALOPO — Sebanyak 25 anggota DPRD Palopo terpilih periode 2019-2024 akan dilantik pada Senin (2/9/2019). Mereka akan diambil sumpah jabatannya oleh ketua pengadilan negeri Palopo di ruang rapat paripurna.

Pasca dilantik, belum ada aktivitas kantor para wakil rakyat seperti biasanya. Mereka lebih banyak memanfaatkan hari pertama menjabat sebagai wakil rakyat yang terhormat itu untuk acara syukuran. Rata-rata diantara mereka mengaku langsung menggelar acara syukuran di rumah bersama keluarga dan konstituen usai diambil sumpah jabatannya.

Soal pakaian dinas yang akan mereka gunakan berkantor nantinya juga saat ini belum rampung. Dari empat setel pakaian, baru satu yang rampung di tukang jahit dan telah dibagikan pada Jumat (30/8/2019) lalu. Pakaian yang dimaksud adalah Pakaian Sipil Lengkap (PSL) yang akan dipakai saat pelantikan. Sementara tiga setel lainnya menyusul.

Sekretaris DPRD Palopo, Amirullah Yuni mengatakan, sekretariat DPRD Palopo menyiapkan empat pasang pakaian per wakil rakyat. Diantaranya Pakaian Sipil Lengkap (PSL), Pakaian Sipil Harian (PSH), Pakaian Sipil Resmi (PSR) dan Pakaian Dinas Harian (PDH).
“Yang dibagikan baru PSL atau jas untuk digunakan saat pelantikan. Tapi untuk perempuan, menggunakan kebaya saat dilantik,” kata Amirullah. “Sisa pakaian dinas akan segera dibagikan,” tambah Sekwan.

Terlambatnya pakaian dinas wakil rakyat rampung secara keseluruhan ini karena lambatnya penetapan anggota DPRD Palopo terpilih. Diketahui, mereka baru ditetapkan oleh KPU Palopo pada Jumat (19/7/2019) lalu. Dan baru melakukan pengukuran pakaian dinas di Jakarta Taylor pada Senin (22/7/2019).

Sekretariat DPRD Palopo menganggarkan pakaian anggota DPRD Palopo di APBD tahun anggaran 2019 sebanyak Rp420 juta. Pengadaan baju itu dikerjakan oleh Jakarta Taylor yang ada di Makassar. Anggaran ini juga sudah termasuk pin emas sebanyak 25 buah. Satu pin emas anggota dewan seberat 5 gram.

Amirullah mengatakan, anggaran pakaian dewan tahun ini memang lebih besar dari tahun sebelumnya karena sekretariat DPRD Palopo sudah memperhitungkan anggaran pakaian untuk 25 anggota DPRD yang lama (yang dianggarkan setiap tahun) dan pakaian baru untuk anggota DPRD periode 2019-2024. “Semuanya ada empat setel. Satu setel ada yang nilainya Rp2 juta, ada juga yang nilainya Rp1,5 juta,” jelas Amirullah. Sedangkan untuk pemberian pin emas, baru akan dilakukan di sela pelantikan. Akan ada pemasangan pin se