Pamit untuk Hadiri Acara Pernikahan, Warga Luwu Ditemukan Meninggal Dunia

4558
ADVERTISEMENT

BELOPA – Andika Swarman (34) warga Desa Muladimeng, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu ini, ditemukan meninggal dunia, Selasa (24/11/2020) sekitar pukul 06:30 Wita.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, pria yang sehari-harinya berprofesi sebagai seorang guru itu, pamit ke istrinya untuk menghadiri acara pernikahan di wilayah tersebut, Senin (23/11/2020) sekitar pukul 20:00 Wita malam.

ADVERTISEMENT

Jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga, Fahruddin. Ia kemudian melaporkan hal tersebut kepada kepala Desa Muladimeng yang selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian.

Hal tersebut, diungkapkan oleh Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Faisal Syam dalam keterengan tertulisnya, Selasa (24/11/2020).

ADVERTISEMENT

Faisal Syam mengatakan, jika saat ditemukan korban sudah dalam keadaan meninggal dunia, di dalam parit pengarian tepat didepan rumah salah seorang warga Desa Muladimeng.

“Kades langsung mendatangi dan menyampaikan kepada warga agar jangan ada yang menyentuhnya sebelum petugas datang, setelah mengetahui penyakit korban warga langsung mengangkat dan membawanya ke rumah orang tuanya,” kata Faisal

ADVERTISEMENT

Lebih jauh, Faisal menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak Puskesmas Ponrang Selatan, korban mengalami Luka robek pada bibir sebelah kiri, Luka lecet pada wajah, kaki, lengan dan perut pada bagian depan, Keluar darah hitam pada hidung dan telinga.

“Diperkirakan Korban meninggal sekitar jam 23.30 wita. Adapun luka yang dialami oleh Korban tersebut di atas merupakan luka akibat benturan pada saat Korban terjatuh ke parit, sedangkan luka lecet merupakan akibat dari gigitan binatang berupa keong dan akibat Korban sudah terlalu lama didalam air dan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan,” tambahnya

lebih lanjut dijelaskan bahwa pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas kematian Korban murni karena sudah ajalnya dan juga Korban mempunyai riwayat penyakit Epilepsi dan Shizofreni (Gangguan Jiwa) sebagai mana keterangan pihak Puskesmas.

“Dari keterangan beberapa warga bahwa korban memang sudah sering terkena penyakitnya bahkan korban pernah sementara naik motor dan tiba – tiba korban terjatuh dari motornya karena terkena penyakitnya,” pungkasnya. (Mita)

ADVERTISEMENT