Pemkot Palopo Dorong Pengembangan Industri Kecil

67
Sekda Kota Palopo, Firmanza DP saat memberikan sambutan dalam kegiatan pelatihan pengolahan biji kakao bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Kota Palopo, Selasa (30/6/2020).
ADVERTISEMENT

PALOPO – Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo, terus melakukan upaya untuk pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di Kota Palopo. Salah satunya dengan memberi pelatihan pengelolaan biji kakao.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Dalam pelaksanaan pelatihan tersebut, pihak Pemkot Palopo melalui Dinas Perindustrian bekerjasama Balai Besar Industri Hasil Perkebunan dan Balai Diklat Industri Makassar.

ADVERTISEMENT

Sasarannya, para pelaku IKM di IKM Ratona, Kelurahan Sampoddo, Kecamatan Wara Selatan. Pelatihan tersebut, mulai dilaksanakan Selasa (30/6/2020) kemarin.

Dalam sambutannya, Walikota Palopo, HM Judas Amir melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palopo, Firmanza DP mengatakan hal tersebut, merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM.

ADVERTISEMENT

“Ini sebagai salah satu bukti, jika Pemkot senantiasa melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Keberadaan Walikota bersama kami semua ini (perangkat daerah) adalah bagaimana membuat masyarakat bisa sejahtera, itulah eksistensi dari sebuah pemerintahan.” Katanya.

Maka dari itu, Firmanza mengatakan jika Walikota Palopo, HM Judas Amir dalam mengelola pemerintahan, selalu berusaha semaksimal mungkin agar masyarakat bisa mendapatkan pelatihan yang dapat menunjang pengetahuan para pelaku industri.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

“Bapak walikota dalam pengelolaan pemerintahan dikota palopo, berusaha melakukan sesuatu agar masyarakatnya bisa memperoleh penghasilan dalam menunjang kehidupannya sehari hari,” terangnya.

“Salah satunya adalah bagaimana bekerja sama dengan balai besar pengelolaan hasil perkebunan untuk melatih kita sehingga nantinya kita menjadi lebih produktif, bisa menghasilkan sebuah produk yang mempunyai nilai jual, yang dari itu, kita mendapatkan penghasilan, yang bisa menunjang masyarakat untuk lebih sejahtera,” lanjutnya.

Dia menambahkan, jika hal tersebut patut disyukuri, terlebih lagi program pelatihan Pemkot Palopo disambut oleh pihak Balai Besar Industri Hasil Perkebunan dan Balai Diklat Industri (BBPHP).

“Alhamdulillah, ini bersambut. Ditengah tengah kita saat ini datang kepala BBPHP, datang langsung. Ini menunjukkan kepada kita keseriusan pemkot palopo dan BBPHP mau melihat masyarakat, khususnya dikota palopo ini bisa menjadi lebih sejahtera lagi,” jelas Firmanza.

Sekda menambahkan, hal tersebut merupakan langkah kecil bagi kita semua tapi Insyaallah akan menjadi langkah yang besar jika kita bersama sama demi terwujudnya kesejahteraan dimasyarakat.

“Kuncinya juga ada sama peserta, percuma juga kami berikan pelatihan, melatih namun kita (peserta) tidak melaksanakan. Sama saja tidak ada artinya. Ini harus berkelanjutan. Setelah mengikuti pelatihan ini, sampaikan apa kebutuhan kita biar kami (pemerintah) fasilitasi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Balai Besar Industri Hasil Perkebunan, Tirta Wisnu Kencana, pada kesempatan itu mengatakan Balai besar tetap berusaha untuk dekat dan berupaya memfasilitasi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

“kami dari BBPHP memang menyampaikan, memfasilitasi apa dan layanan apa yang bisa kami saling sinergikan dengan pemerintah daerah. Dan ini disambut baik oleh pak wali. Untuk itu, para peserta ini harus bangga, punya walikota yang memang konsen untuk bagaimana membangkitkan industri untuk pengembangan sektor industri kita,” jelas Tirta Wisnu Kencana.

Secara khusus kepala BBPHP menyampikan kepada peserta pelatihan bahwa andalah (peserta) pelaku penggerak sektor ekonomi, kami hanyalah memberi stimulus, memberikan pancingan, mendorong, agar anda semua menjadi, pelaku sektor ekonomi yang bisa menggerakkan ekonomi, yang tentunya bisa meningkatkan pendapatan untuk masyarakat.

“Tugas mulia ada sama kita (peserta), Saya berharap, peserta ini menjadi kontributor untuk pengembangan industri yang ada dikota palopo,” ujarnya.

Pada pembukaan pelatihan yang akan dilaksanakan selama 2 hari tersebut dihadiri juga kadis balitbangda palopo, Andi Enceng, perwakilan dari Bappeda dan BPKAD, serta Camat Wara Selatan dan lurah sampoddo. (Hms/Rah)

ADVERTISEMENT