PMDS Palopo Mutasi Sejumlah Pimpinan Unit

841
Suasana penyerahan SK pergeseran pimpinan unit disaksikan Pimpinan Yayasan PMDS Palopo, KH Syarifuddin Daud.
ADVERTISEMENT

PALOPO – Keluarga Besar Pesantren Modern Datok Sulaiman (PMDS) Palopo menggelar tasyakuran dalam rangka selesainya sejumlah program tahun ini, bertempat di Kantor MTs Satu Atap Datok Sulaiman Balandai, Kamis (1/8/2019) pagi.

Program yang dimaksud antara lain penyelesaian pembangunan gedung asrama berlantai 3 di Kampus Putri Jln HM Daud Kelurahan Tompotikka, dan gedung kelas berlantai 2 di Kampus Putra Jln Dr Ratulangi Kelurahan Balandai.

Pimpinan Yayasan PMDS Palopo, KH Syarifuddin Daud, dalam sambutannya mengatakan pihaknya sangat bersyukur. “Kita bersyukur atas ridho Allah swt, sehingga beberapa program kita dapat terealisasi dengan baik. Sekaligus momentum ini kita manfaatkan untuk seremoni peralihan beberapa pimpinan unit,” kata ketua MUI Palopo itu.

Adapun Pimpinan unit lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan PMDS Palopo yang mendapatkan SK Penetapannya adalah H Suprihono menjabat Kepala SMP Datok Sulaiman yang menggantikan Mustami.

ADVERTISEMENT

Kemudian M Masyhudi Machsun menjabat Pimpinan Kampus Putra menggantikan M Nurman Alwi. Lalu, HM Arfah Syarifuddin menjabat Pimpinan Kampus Putri menggantikan H Hisban Thaha. Serta Abdullah menjabat Penanggungjawab Program Tahfidz yang menggantikan Muh Luthfi.

Sementara itu, Ketua Umum Yayasan PMDS Palopo, KH Jabani dalam keterangannya menyampaikan selamat kepada yang baru dilantik dan terima kasih atas pengabdian dari pejabat lama.

Kegiatan ini juga dihadiri unsur Pimpinan Yayasan lainnya, seperti Prof HM Said Mahmud Ketua II dan KH Ruslin Ketua III Yayasan PMDS Palopo. Acara ditutup dengan makan siang bersama dan shalat dhuhur berjamaah dengan para santri.

Sementara itu Humas Yayasan PMDS Palopo, Reski Azis, dalam keterangannya, mengatakan, PMDS Palopo sejak berdirinya tahun 1982/1983 selalu mendapat tempat tersendiri di hati umat Islam Tana Luwu khususnya, kepercayaan tersebut terus terjaga dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat memondokkan anaknya di kampus.

“Tercatat 2.300-an lebih anak didik/santri yang kami bina saat ini, baik yang mukim ataupun tidak pada semua unit/jenjang di dua kampus, yaitu kampus Putra di Balandai dan kampus Putri di Tompotikka,” tutup Reski. (asm)

ADVERTISEMENT