Satu-satunya di Palopo Raih Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi

2216

Palopo — Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Palopo terpilih sebagai satu-satunya sekolah tingkat menengah pertama yang ada di kota Palopo, dan akan mendapatkan penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata untuk tingkat Provinsi.

Dalam surat edaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Dr. Abdul Hayat MSi, terlampir sebanyak 63 sekolah tingkat SD, SMP, SMA serta SMK yang diundang untuk menghadiri kegiatan itu di Makassar, pada 3 Desember 2019 mendatang.

Salah satu diantaranya 63 sekolah tersebut, SMPN 3 Palopo, merupakan satu-satunya perwakilan dari Palopo untuk tingkat menengah pertama.

Kepala SMPN 3 Palopo yang baru, Basri M, mengatakan, ini hasil jerih payah kepala sekolah yang lama, dimana selama menjabat sebagai kepala di sekolah ini, betul-betul memperlihatkan perubahan dam bekerja keras untuk mendapatkan penghargaan Adiwiyata.

“Ini hasil kerja keras dari ibu Kartini Alwi selama memimpin SMPN 3 Palopo, ia betul-betul bekerja keras agar sekolah ini mendapatkan penghargaan adiwiyata ini, dan satu-satunya SMP yang ada di kota Palopo,”  katanya saat ditemui di ruang kerjanya yang baru,Sabtu (30/11/2019).

Terpisah, Kartini Alwi yang saat ini menjabat sebagai Kepala di SMPN 4 Palopo, mengungkapkan rasa sukurnya, atas apa yang selama ini ia kerjakan.

“Alhamdulillah, ini wujud dari kerja keras kami yang ada di SMPN 3 Palopo, terpilih sebagai satu-satunya sekolah tingkat pertama yang mendapatkan penghargaan Adiwiyata,” katanya.

Lanjut ia mengatakan, “selama menjabat sebagai kepala di SMPN 3 Palopo, dan mengikuti penilaian Adiwiyata ini, guru, staf hingga anak didik saya yang ada di SMPN 3, sangat antusias, dan membuktikan kalau SMPN 3 memang layak mendapatkan penghargaan ini,” tuturnya.

Untuk diketahui, pada Juni 2019 silam, Tim Monitoring Verifikasi Adiwiyata dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulsel telah mendatangi SMPN 3 Palopo. Dalam kesempatan itu Tim Pemantauan melakukan peninjuan di lingkungan serta halaman sekolah, ruang kelas, kamar mandi siswa, tempat pembuatan kompos, bank sampah, ruang UKS, rumah hijau, kantin sekolah, kantin kejujuran, serta kolam ikan yang terletak di halaman depan SMPN 3 Palopo.

Saat itu, menurut tim monitoring verifikasi Adiwiyata dari Badan Lingkungan Hidup (BLH) Sulsel, SMPN 3 Palopo telah memenuhi empat komponen untuk menjadi sekolah adiwiyata, yaitu Kebijakan Berwawasan Lingkungan, Pelaksanaan Kurikulum Berbasis Lingkungan, Kegiatan Lingkungan Berbasis Partisipatif, serta Pengelolaan Sarana Pendukung Ramah Lingkungan. (fit)