Sejumlah Guru SD dan SMP di Luwu Timur Keluhkan Kualitas Buku Lontara Pusaka Yang Buruk

406
Buku mata pelajaran lontara pusaka SD/foto: Hery Koranseruya
ADVERTISEMENT

LUWU TIMUR – Buku mata pelajaran terbitan Lontara Pusaka untuk sekolah dasar (SD) dan SMP di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan dikeluhkan sejumlah pihak sekolah.

Pasalnya, buku mata pelajaran yang berisi 100 halaman lebih itu memiliki kualitas yang tidak bagus.

Informasi dihimpun Koranseruya.com, biaya pengadaan buku ini menghabiskan sekitar Rp.8 miliar dana Biaya Operasional Sekolah (BOS).

Kualitas yang dikeluhkan itu bukan hanya dari jenis kertas yang digunakan terbilang tipis tetapi tinta juga menempel ditangan saat buku di raba. Dari hasil penelusuran kualitas buku ini sama dengan buku yang ada di SD dan SMP.

ADVERTISEMENT

Dari data yang diperoleh ada sekitar 30.360 peserta didik SD, yang tersebar di 154 SD negeri dan 11 swasta. Sementara 11.020 siswa SMP yang tersebar di 45 Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Untuk SD, ada enam item buku terbitan Pusaka Lontara. Sedangkan SMP ada 10 item buku dengan mata pelajaran yang berbeda-beda.

Sejumlah guru yang ditemui, Kamis (17/2/2022) di beberapa sekolah SD dan SMP mengeluhkan kualitas buku ini.

Harga buku per examplarnya Rp 18 ribu untuk SD dan SMP bervariasi dari harga Rp 18 ribu, Rp 20 ribu ke atas.

“Iya, harganya bervariasi itu, Rp 18 ribu ke atas,” kata Kepala SMPN 5 Malili, Sukmawati kepada wartawan.

Sementara salah seorang guru SMP 2 Malili mengaku kualitas buku memang tidak terlalu bagus.

“Harusnya lebih bagus lagi. Mudah-mudahan kedepannya kualitasnya bisa lebih bagus lagi,” ujar dia.

Adapun tim penyusun dari buku yang diterbitkan oleh Pusaka Lontara dari guru yang di SK kan oleh Dinas Pendidikan Luwu Timur. (rah)

ADVERTISEMENT