Sempat Cipika Cipiki dengan Menhub, Basmin Mattayang: Suhu Badan Saya Masih Normal

3403
Bupati Luwu, Basmin Mattayang saat menyambut Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi di Bandara I Lagaligo Bua, beberapa waktu lalu
ADVERTISEMENT

MAKASSAR-Bupati Luwu, Basmin Mattayang mengatakan jika pasca pertemuannya dengan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan (Sulsel), telah melewati masa inkubasi.

Pernyataan tersebut, menyusul viralnya video saat dirinya menerima kunjungan Budi Karya di Bandara I Lagaligo, Bua. Dalam video tersebut, Basmin Mattayang sempat cipika cipika dengan Menhub.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu, Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terjangkir virus corona.

“Pak Gubernur menyampaikan ke saya, bahwa video itu viral, dan saya sampaikan, pasca pertemuan itu, sudah lewat masa inkubasi dan suhu badan saya normal,” kata Basmin Mattayang.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah sempat melakukan termo scan yang dilakukan untuk mengukur suhu tubuh. Hal ini juga dilakukan dalam rangka antisipasi penyebaran virus Corona.

Apalagi dirinya disebut-sebut paling dekat dan paling lama berinteraksi dengan Menhub berinisal BKS, yang terpapar Corona. “Suhu tubuh Pak Gub 35,7 (derajat celcius),” kata Direktur Komunikasi Unhas, Suharman Hamzah.

ADVERTISEMENT

Dekan Fakultas Kedokteran Unhas, Prof. dr. Budu menjelaskan, suhu tubuh ini masih dalam suhu normal. “35,7 itu suhu normal, suhu normal itu manusia 36 koma sekian. Ini lebih cool. Itu tidak ada indikasi demam menurut WHO,” jelasnya, dikutip Bugispos.

Nurdin Abdullah sejak Sabtu kemarin (14/3/20) di HUT ke-60 Kota Parepare sudah mulai mensosialisasikan salam “Anti Corona”.

Sebelumnya, mantan Bupati Bantaeng dua periode ini memang mengimbau kepada masyarakat untuk mencegah penularan virus corona dengan mengurangi kontak fisik. Termasuk tidak berjabat tangan dan cipika cipiki.

Nurdin Abdullah terlihat merapatkan kedua telapak tangannya di depan dadanya, seraya tersenyum ke arah warga, untuk mengganti “salaman” atau jabat tangan langsung. (Sya)

ADVERTISEMENT