Studi Soal PAD, Mahasiswa Unismuh Palopo Sambangi Bapenda

181
Sebanyak kurang lebih 34 mahasiswa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP) jurusan akuntansi memenuhi ruang rapat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo, Senin, 21 Oktober 2019, pagi.
ADVERTISEMENT

PALOPO–Sebanyak kurang lebih 34 mahasiswa mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP) jurusan akuntansi memenuhi ruang rapat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palopo, Senin, 21 Oktober 2019, pagi.

Kehadiran para mahasiswa semester lima yang didampingi Andi Dahri, Dosen Akuntasi Keuangan Daerah dari UMP itu, untuk mengetahui sejauh mana Bapenda sebagai lembaga teknis terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) melakukan kegiatan terkait administrasi pajak daerah, mulai dari aspek perencanaan, pendataan, penetapan serta mekanisme pengelolaan PAD dari berbagai sumber-sumber pendapatan yang sah, selain retribusi dan kerjasama dengan pihak ketiga.

ADVERTISEMENT

Hal ini dikatakan, Yunita Kepala Bidang Evaluasi dan Pelaporan Badan Pendapatan Daerah Kota Palopo, yang menerima langsung kunjungan mahasiswa tersebut bersama staf Bapenda Palopo lainnya yakni Yusuf Rolung, staf Pengawasan Bapenda.

“Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo (UMP) mengadakan Kuliah Praktek Langsung atau Kapus yang terbagi dalam 4 kelompok berlangsung pagi tadi sejak pukul 10.00 Wita untuk mengetahui secara langsung sistem dan mekanisme kerja yang ada di BAPENDA utamanya terkait Pendapatan Asli Daerah,” jelas Yunita, saat dihubungi usai kegiatan tersebut, Senin (21/10).

ADVERTISEMENT

Sementara itu, Azis, salah seorang mahasiswa UMP kepada KoranSeruya, mengaku jika kunjungan ia dan kawan-kawannya selain untuk menambah wawasan juga untuk memperkaya pengetahuan dan praktik kuliah langsung, tidak sekedar teori di dalam ruang kelas kampus

“Tujuannya untuk memperkaya pengetahuan tidak sekedar teori saja di dalam kampus, kami ingin mendapat informasi akurat dan bagaimana tata kelola penerimaan PAD yang ada di Bapenda Palopo,” pungkasnya. (Iys)

ADVERTISEMENT