“Tak Ada yang Bisa Pisahkan Saya dan Nurhaenih Besarkan Golkar,” Kata RMB Usai Terpilih Aklamasi Pimpin ‘Beringin’ Palopo

430
Ketua terpilih Golkar Palopo, H. Rahmat Masri Bandaso dan Hj Nurhaenih di arena Musda.
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Pertarungan memperebutkan kursi ketua DPD II Partai Golkar Palopo berakhir adem. Pucuk pimpinan beringin Palopo direbut Wakil Walikota Palopo, H. Rahmat Masri Bandaso secara aklamas melalui Musyawarah Daerah (Musda) III Partai Golkar Palopo digelar di Gedung Golkar, Kamis (27/8/2021).

RMB, begitu Rahmat Masri Bandaso akrab disapa, terpilih aklamasi setelah Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih mengundurkan diri sebagai kandidat ketua. Pengunduran diri Nurhaenih ini memuluskan RMB aklamasi memimpin partai pemilik lima kursi di DPRD Palopo ini.

ADVERTISEMENT

Hj Nurhaenih yang selama ini mencuat sebagai rival RMB jelang Musda, menyampaikan mundur sebagai calon ketua saat menyampaikan tanggapannya di depan Pimpinan Sidang Musda Palopo, Armin Mustamin Toputiri.

“Kompetisi ini bukanlah hal yang mudah dan butuh perjuangan yang ekstra. Golkar harus melalahirkan pemimpin yang mempunyai sikap leadership, bukan yang mencari hidup di partai, tetapi yang ingin menghidupi partai. Dengan begitu, melalui kesempatan ini, saya nyatakan mengundurkan diri dari pencalonan,” kata Nurhaenih.

RMB sendiri usai terpilih aklamasi, menyatakan siap menggandeng Nurhaenih dan kader Golkar Palopo lainnya, untuk bersama-sama membesar dan menjayakan Golkar di kota ‘Idaman’ ini.

“Insya Allah, saya siap mengemban amanah ini. Saya juga siap membesarkan Golkar Palopo. Terlebih khusus, saya juga mengajak kader-kader Golkar Palopo untuk berjuang bersama membesarkan Golkar Palopo,” kata RMB.

RMB yang sudah dua kali menjabat Wakil Walikota Palopo, mengungkapkan, Nurhaenih adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki Golkar Palopo. Antara dirinya dengan Nurhaenih sangat dekat.

“Saya dan Bu Hajjah (Nurhaenih) dekat, tidak ada yang bisa nisa memisahkan saya dengan Beliau untuk membangun partai Golkar Palopo demi kesejahteraan masyarakat Palopo,” tandas RMB.

Selepas Musda, imbuh RMB, seluruh kader dan pengurus Golkar Palopo harus bekerja dan terus bergerak untuk mengkonsolidasikan kekuatan menghadapi agenda politik yang kian dekat, yakni Pemilu 2024. “Golkar tidak besar apabila tidak solid. Setelah Musda ini tidak boleh ada jeda, kita sudah harus bekerja dan terus bergerak,” katanya.

Sejak awal pembukaan Musda Golkar Palopo, tanda-tanda RMB akan aklamasi sudah kelihatan sejak Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taupan Pawe, menyampaikan sambutan saat membuka Musda tersebut.

Taupan Pawe dalam sambutannya di hadapan para pengurus Golkar dan peserta Musda, telah ‘menunjuk’ RMB sebagai Ketua Golkar Palopo. Dia terkesan telah ‘mengaklamasikan’ RMB lewat sambutannya tersebut.

Entah kecoplosan atau memang disengaja, Taufan Pawe juga meminta Rahmat Masri Bandaso yang akrab disapa RMB, untuk menunjuk Ketua Harian Golkar Palopo setelah dirinya jadi Ketua Golkar Palopo.

“Saya minta kepada Bapak Wakil Walikota Palopo, Bapak Rahmat, ibarat ini mobil double gardan, tunjuk ketua harian agar bisa menjalankan Golkar dengan baik,” kata Taupan Pawe.

Diketahui, sebelum Musda digelar, Taupan Pawe telah mempertemukan dua kandidat ketua Golkar Palopo di rumah jabatannya, di Parepare. Dua kandidat itu, yakni Rahmat Masri Bandaso dan Ketua DPRD Palopo, Hj Nurhaenih.

TP, begitu Taupan Pawe akrab disapa, meminta dua kandidat ketua Golkar Palopo itu, sebagai kader terbaik duduk berembuk untuk menentukan ‘deal politik’ jelang Musda Golkar Palopo. (ayb/liq)

ADVERTISEMENT