Tiga Walikota Cimahi Semuanya Berakhir di Jeruji KPK, Partainya Golkar dan PDIP

726
Apes, 3 walikota Cimahi semuanya langganan KPK
ADVERTISEMENT

CIMAHI–Penangkapan Walikota Cimahi Ajay Muhammad Priatna oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kita pada penangkapan terhadap Walikota Cimahi sebelumnya yakni Atty Suharti, termasuk mantan Walikota Cimahi sebelumnya lagi, yang juga suami dari Atty Suharti, yakni Itoc Tochija pada awal Desember tahun 2016 silam.

Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengakui penangkapan terhadap Walikota Cimahi Ajay Mumahhad Priatna pada hari ini, Jumat 27 November 2020, terjadi sekitar pukul 10.00 WIB siang tadi.

ADVERTISEMENT

Bersamaan dengan penangkapan Ajay, beberapa orang lainnya dikabarkan KPK ditangkap di tempat lain di wilayah Bandung, Jawa Barat.

“KPK mengamankan beberapa pihak di wilayah Bandung Jawa Barat,” kata Ali, melansir Pikiran Rakyat Bandung.

ADVERTISEMENT

Ajay Muhammad Priatna merupakan sosok yang memenangkan Pilkada Kota Cimahi pada tahun 2017, setelah lawan terberatnya, Atty Suharti sebagai calon incumbent ditangkap KPK bersama suaminya Itoch Tochija atas kasus suap proyek pembangunan pasar Atas Baru Cimahi.

Itoc Tochija sendiri merupakan Walikota Cimahi pertama, pasca pemekaran wilayah dari Kabupaten Bandung sejak tahun 2002.

ADVERTISEMENT

Setelah memimpin dua periode, pucuk kepemimpinan kota yang hanya memiliki tiga kecamatan itu dilanjutkan oleh istrinya, Atty Suharti melalui kontestasi Pilkada pada tahun 2012 untuk masa jabatan wali kota 2012-2017.

Selama kepemimpinan Itoc, tidak terdengar kasus hukum apapun.

Namun pada tahun 2016, tepatnya tanggal 1 Desember dalam masa pemilihan walikota baru, Atty bersama sang suami kepergok KPK menerima uang suap sebesar Rp 500 juta dari pihak ketiga terkait pengerjaan proyek Pasar Atas Baru Cimahi senilai Rp 57 miliar.

Pasangan suami istri itupun masing-masing dijatuhi kurungan penjara empat tahun untuk Atty Suharti, dan tujuh tahun penjara untuk Itoch Tohija.

Tak cukup di situ, Itoc Tohija semasa menjalani hukumannya, kembali disangkakan kasus korupsi lainnya terkait proyek Pasar Raya Cibereum Kota Cimahi.

Kondisi kesehatan Itoch kemudian memburuk selama menjalani proses sidang kasus kedua tersebut. Lalu pada September 2019, Itoch meninggal dunia di RSHS Bandung, di mana saat itu Itoch masih menjalani masa hukuman.

Risalah Berita

Itoc Tochija, Walikota Cimahi (2001-2012)

Politisi partai Golkar itu terjerat dua kasus korupsi.

Kasus pertama terkait korupsi pembangunan Pasar Atas Kota Cimahi, Itoc divonis tujuh tahun penjara.

Belum tuntas menjalani hukuman penjara, Itoc kembali didakwa korupsi pembangunan Pasar Raya Cibereum. Ia disebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp37 miliar lebih.

Saat sidang masih berlangsung, Itoc meninggal dunia di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung karena sakit jantung pada 14 September 2019.

Atty Suharti, Walikota Cimahi (2012-2017) 

Atty yang juga istri dari walikota sebelumnya, Itoc Tochija sempat divonis empat tahun penjara atas kasus yang sama dengan suaminya (Itoc) yang terbukti korupsi proyek pembangunan Pasar Atas Kota Cimahi.

Atty dan Itoc divonis bersamaan di Pengadilan Tipikor PN Bandung, pada 30 Agustus 2017.

Ajay M Priatna, Walikota Cimahi (2017-2022)

Walikota Cimahi saat ini, Ajay M Priatna yang ditangkap KPK, Jumat 27 November 2020.

Ajay adalah Ketua DPC PDI Perjuangan kota Cimahi.

Riwayat organisasinya: 

Wakil Ketua Apnatel Jawa Barat (Tahun 1996)
Ketua Kadin Kota Bandung (1997-1998)
Bendahara Umum FKPPI Jawa Barat (2010-2015)
Pengurus Kadin Jawa Barat (2010-2015)

Ajay juga memiliki sederet prestasi membanggakan.

TOP IT dan TOP TELCO (31 Oktober 2017)
Wahana Tata Nugraha (13 November 2017)
Natamukti Award 2017 (28 November 2017)
Enterpreneur Award 2017 (6 Desember 2017)
Opini WTP Tahun 2017 & 2018
Pembagunan Daerah Tahun 2017
Kota Layak Anak 2017 (22 Juli 2017)
Kabupaten Kota dengan Pemilihan Tertinggi ke-3 pada Pemilihan Kepala Daerah Jawa Barat 2018 (19 agustus 2019)
Kepala Daerah Inovatif 2018 & 2019
TOP 99 Inovasi Pelayanan Publik 2018
10 Kota di Indonesia yang Memiliki Kinerja Tertinggi tahun 2019 (25 April 2019)
Bhakti Koperasi dan UMKM (11 Juli 2019)
Satyalancana Karya Bhakti Praja (17 Juli 2019)
Anugerah Kota Layak Anak Tingkat Pratama (23 Juli 2019)
Budhipraja (28 Agustus 2019)

(iys)

ADVERTISEMENT