Tindaklajut Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau, Bupati Luwu Utara Audiens dengan PT Jasindo Makassar

29
Bupati Luwu utara, Indah Putri Indriani audience dengan PT. Jasindo Makassar. Pertemuan itu membahas tindaklanjut kerjasama Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau (AUTSK). (Foto : Dok. Pemkab Luwu Utara).
ADVERTISEMENT

LUWU UTARA — Bupati Luwu utara, Indah Putri Indriani audience dengan PT. Jasindo Makassar. Pertemuan itu membahas tindaklanjut kerjasama Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau (AUTSK).

Indah mengungkapkan kegiatan dilaksanakan dalam rangka evaluasi kegiatan asuransi usaha tani padi atau AUTP tahun anggaran 2022 dan rencana kerjasama asuransi usaha ternak sapi/kerbau atau AUTSK.

ADVERTISEMENT

“Saya apresiasi dan terimakasih atas kerjasama yang kita jalin selama ini dalam rangka membantu petani sebagai pejuang pangan meringankan beban bagi yang mengalami dampak bencana baik itu banjir maupun serangan hama penyakit pada tanaman padinya,” ujar Indah.

Dia menuturkan untuk musim tanam 2022 Pemda Luwu Utara mempunyai target mendaftarkan peserta AUTP seluas 11.000 hektar. Data sementara yang telah terdaftar di aplikasi sistem informasi asuransi pertanian atau SIAP penanaman padi seluas 3.752,92 hektar dan akan terus bertambah.

ADVERTISEMENT

“Kami optimis bisa merealisasikan target Kabupaten Luwu Utara 11 ribu hektar sebelum berakhir tahun anggaran. Komitmen kami meskipun jatuh bangun melihat kondisi keuangan daerah khusus program ini kami tidak kurangi, malahan kami ingin memperluas,” tutur IDP.

Indah menjelaskan terkait dengan asuransi usaha ternak sapi kerbau (AUTSK), untuk Kabupaten Luwu Utara potensinya memang cukup besar.

ADVERTISEMENT

“Kita ingin bagaimana untuk lebih mensejahterakan petani ternak dengan menjamin keamanannya karena kedepan dari banyak kejadian bencana alam. Oleh karena itu, petani maupun peternak harus kita beri insentif agar mereka tetap mau bertani dan berternak karena ada jaminan keselamatan, perlindungan terhadap usahanya baik itu usaha petani padi maupun ternak,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Bupati Indah hal ini akan menjadi bagian kajian bagi mereka untuk menghitung kembali walaupun ada kabar gembira karena TKDD cukup meningkat.

“Luwu Utara cukup banyak ternak sapi kerbau yaitu 32.859 ekor. Potensi memang besar, untuk tahap awal bisa kita asuransikan 10 ribu ekor, pelan-pelan kita cover dan untuk AUTSK ini kita pertimbangkan kalau bisa beberapa dulu melihat kondisi anggaran kita dan akan kita kaji dulu di SKPD teknis,” tutupnya. (rls)

ADVERTISEMENT