Upaya Pengendalian Inflasi, Walikota Palopo Tanam Pangan Cepat Panen

134
Walikota Palopo, HM Judas Amir. (Foto : Dok. Pemkot Palopo)
ADVERTISEMENT

PALOPO — Walikota Palopo, HM Judas Amir melakukan penanaman dalam pencanangan gerakan tanam pangan cepat panen. Kegiatan yang diisi penanaman dan pemberian bibit siap tanam dalam upaya penanggulangan dampak Inflasi di Palopo itu dilaksanakan di Kelurahan Sendana, Kecamatan Sendana, Kota Palopo, Selasa, 14 Februari 2023.

Sekretaris Daerah Kota Palopo, H Firmanza DP yang juga Ketua Harian pengendalian inflasi Palopo dalam laporannya menyampaikan, Gerakan tanam pangan cepat panen dalam rangka mengurangi dampak Inflasi di Palopo itu adalah sebagai tindatlanjut dari arahan presiden RI yang kemudian dilanjutkan dengan arahan Mendagri dalam rangka pengendalian inflasi di daerah.

ADVERTISEMENT

“Gerakan ini dilaksanakan di Kelurahan sendana Kecamatan Sendana dengan melibatkan seluruh masyarakat Sendana. Diharapkan dengan tersedianya tanaman pangan cepat panen tentu ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Palopo sehingga inflasi dapat terkendali,” ungkapnya.

Sekda juga menyampaikan gambaran inflasi di Palopo, dimana menurutnya, kondisi inflasi Palopo tahun 2023 di bulan Januari berada pada angka 5,27 persen untuk inflasi tahun ke tahun.

“Jadi ini mengalami sedikit kenaikan dibandingkan dengan Desember 2022 yaitu sebesar 5,13 persen, jadi ada peningkatan 0,15 persen namun demikian ini masih dalam tahap normal masih dalam tahap terkendali,” jelasnya.

Sementara itu, Walikota Palopo dalam sambutannya meminta untuk memaknai pemberian bibit ini, pemberian polibek dari gelas bekas minuman berisi bibit.

“Maknai ini, ini berarti masyarakat yang mempunyai lahan kosong di pekarangan rumahnya, harus melakukan penanaman tanaman cepat panen ini,” ungkapnya.

“Jika tidak, gerakan kita ini akan gagal. Jadi jangan biarkan ada lahan yang kosong, tinggal terbengkalai. Itulah sebenarnya inti dari pertemuan kita kali ini,” jelas walikota.

Walikota meminta lurah agar mempunyai tekad menyukseskn gerakn tersebut. “Saudara lurah harus punya tekad, jika ada yang masih kosong di lahan masyarakat, harus ditanami, Bibit siap di Dinas pertanian,” ujarnya.

“Dan jika itu tidak dilaksanakan, maka akan gagal dan acara kita ini menjadi omong kosong, pertemuan yang omong kosong,” tegasnya.

Walikota melanjutkan, Khusus untuk pimpinan perangkat daerah, Manfaatkan ASN dan pegawai dalam lingkup kerja saudara.

“Sampaikan. Paling tidak di rumahnya dulu, semua rumah ASN harus menjadi contoh. Karena ASN adalah guru masyarakat, menjadi contoh di masyarakat,” ungkap walikota.

Paling tidak satu minggu kedepan, lahan yang kosong sudah bisa dibedeng dan dimanfaatkan dan akan kita pantau terus. Insya Allah masyarakat dapat nikmat dari sini , karena memang itu yang menjadi tujuan kita,” jelas walikota.

Hadir pula pada kegiatan tersebut Ketua dekranasda kota palopo, Unsur Forkopimda kota palopo, pimpinan perangkat daerah, camat, lurah pimpinan perbankan, dan RT bersama RW, juga para penyuluh pertanian. (rls)

ADVERTISEMENT