Walikota Palopo Ikuti Doa Bersama Kemenag

51
ADVERTISEMENT

PALOPO – Walikota Palopo, HM Judas Amir, mengikuti kegiatan doa bersama secara virtual, di Rumah Jabatan (Rujab) Walikota, Minggu (11/7/2021).

Doa bersama yang bertajuk #FrayFromHome itu, dilaksanakan oleh Kementrian Agama (Kemenag) dan dipimpin enam orang pemuka agama.

ADVERTISEMENT

Fray from home dilaksanakan untuk memohon perkenan Tuhan Yang Maha Esa mengangkat wabah Covid-19 dalam kehidupan bangsa Indonesia dan umat manusia.

Dalam mengikuti kegiatan itu, Judas Amir didampingi oleh sejumlah pejabat di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo.

ADVERTISEMENT

Pada kesempatan itu, Yaqut mengatakan kegiatan itu, merupakan tindak lanjut dari kegiatan hening cipta yang dilakukan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia sehari sebelumnya.

Menurutnya, doa adalah penenang jiwa. Dirinya berharap agar pandemi Covid-19 ini, dapat segera berkahir.

ADVERTISEMENT

“Dengan berdoa, kita kuatkan spiritualitas, optimisme, harapan, dan keyakinan bahwa kita dapat menghadapi pandemi ini dan kondisi akan segera kembali normal,” ujar Yaqut dalam keterangannya.

Lebih jauh dirinya mengatakan, penerapan protokol kesehatan, dan vaksinasi yang sedang digalakkan pemerintah bentuk perlindungan diri dari terpapar Covid-19.

Sedangkan doa katanya, merupakan senjata spiritual umat yang ampuh dalam mendukung keberhasilan pemerintah mengatasi pandemi.

“Pray From Home dari rumah untuk Indonesia merupakan ikhtiar batin untuk menyempurnakan upaya lahir, yang sudah dilakukan oleh pemerintah dan berbagai pihak dalam menangani pandemi ini,” kata Menag.

Menag Yaqut berharap ikhtiar ini mampu menggerakkan kesadaran bersama seluruh lapisan masyarakat untuk terus mendoakan negeri ini di tengah pandemi Covid-19.

“Kita sangat optimis pandemi berlalu. Doa-doa yang dipanjatkan masyarakat Indonesia semakin meneguhkan optimisme ini,” kata dia.

Doa bersama ini akan dilakukan secara daring. Sesuai tema, #PrayFromHome: Dari Rumah untuk Indonesia, peserta diharapkan mengikutinya dari kediaman masing-masing.

Pembacaan doa disampaikan enam pemimpin tokoh agama, yakni Prof Dr. KH Quraish Shihab (Islam), Pendeta Lipius Biniluk (Protestan), Kardinal Suharyo (Katolik), I Nengah Dana (Hindu), Bhante Pannyavaro (Buddha), dan Xs. Budi Tanuwibawa (Konghucu).

Doa bersama ini juga diikuti oleh Presiden RI, Ir Joko Widodo (Jokowi), pemuka agama, tokoh masyarakat, pimpinan ormas, pejabat pemerintah.

“Mari terus mendoakan yang terbaik untuk negeri ini. Dari Rumah untuk Indonesia,” ujarnya. (Kominfo/Sya)

ADVERTISEMENT