Waspada Virus Corona Masuk Morowali, 3.000 Pekerja China di-MCU

26738
Ribuan pekerja asal China bekerja di PT IMIP Morowali
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Virus corona kini jadi momok menakutkan di dunia. Puluhan orang tewas mengenaskan di China akibat virus mematikan ini. Beberapa negara di Asia juga sudah terjangkit virus yang sampai saat ini belum ada obatnya.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

BACA JUGA

ADVERTISEMENT

Mahasiswi di Palopo Terancam Penjara 10 Tahun Gegara Aborsi, Ini Videonya Saat Diamankan Polisi

Indonesia, salah satu negara yang rawan terjangkit virus corona. Bahkan, beberapa daerah di Sulawesi patut diwaspadai virus ini akan masuk melalui ribuan pekerja asing asal China, salah satunya Morowali, Sulawesi Tengah.

ADVERTISEMENT

BACA JUGA

Ini Video Ketua DPRD Palopo Dapat Bingkisan Kotoran Sapi di Kantornya

Tertawa Dipatuk King Kobra, Pawang Ular Ini Tewas, Ini Videonya

Kotoran Sapi Jadi “Kado Istimewa” dari Warga BTN Merdeka Palopo untuk Wakil Rakyat

Pasar Ekstrem di Tomohon Rawan Tularkan Virus Corona? Iihh, Kelelawar dan Hewan Liar Dijual Jadi Menu Makanan Lezat

Di Morowali, tidak kurang dari 3.000 tenaga kerja asing (TKA) asal China yang dipekerjakan PT Indonesia Morowali Indsutri Park (IMIP). Saat ini, para pekerja asal China ini diwajibkan mengikuti medical check up (MCU) sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona.

“Manajemen PT IMIP sudah membuat kebijakan untuk mengantisipasi sejak kabar wabah virus corona menyebar hingga di Indonesia,”ungkap koordinator Humas PT IMIP Dedi Kurniawan dilansir KORAN SERUYA dari detikcom, Minggu (26/1/2020).

“Pengecekan pun dilakukan secara berlapis di dua tempat yang berbeda, yaitu di Bandara Internasional Soekarno Hatta Cengkareng, sebelum ke Morowali, dan di dalam perusahaan sebelum TKA bertolak untuk bekerja,” sambung dia.

Menurut Dedi, bahwa dia baru saja selesai mengikuti dan mendampingi pemeriksaan kesehatan para TKA sebelum beraktivitas di perusahaan. Dia menyampaikan perusahaan juga telah menyediakan alat pengukur suhu tubuh.

“Dalam kawasan perusahaan telah ditempatkan alat pengukur suhu tubuh sebagai langkah preventif untuk mendeteksi awal penyebaran virus tersebut. Termasuk di wilayah pelabuhan di mana terdapat balai karantina untuk melakukan pemeriksaan setiap kapal dari luar negeri.”ucapnya.

Sementara itu, Pemerintah Daerah Morowali terus melakukan kordinasi dengan sejumlah pihak perushaan yang mempekerjakan TKA, khususnya yang berasal dari China.

(BACA JUGA):

Sore Nanti, 4 Tim Ini yang Bakal Berlaga di Bupati Luwu Cup I

Kotoran Sapi Jadi “Kado Istimewa” dari Warga BTN Merdeka Palopo untuk Wakil Rakyat

Kotoran Sapi Jadi “Kado Istimewa” dari Warga BTN Merdeka Palopo untuk Wakil Rakyat

DPRD Palopo Setujui Pinjaman Pemkot Sebesar Rp103 Miliar untuk Bangun Menara Payung

“Kami sudah sebar surat edaran pencegahan, namun yang harus diketahui bahwa TKA China yang masuk ke Morowali semuanya lewat bandara di Cengkareng. Nah, di sana semua TKA China ini sudah dideteksi petugas. Meski begitu, kami akan terus mewaspadai masuknya virus corona dengan memantau perkembangan TKA di setiap perusahaan tambang,” tutur Bupati Morowali Taslim. (*/tari)

ADVERTISEMENT