Tagihan Listrik Naik Hampir 2 Kali Lipat, Mantan Ketua HIPMI Palopo Mencak-mencak

775
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Tagihan listrik sejumlah warga Palopo yang naik drastis di bulan Juni ini menjadi perbincangan hangat.

Salah seorang pengusaha, Herawan Hasan yang mantan Ketua HIPMI kota Palopo, lewat sambungan telepon saat menghubungi Redaksi Koran seruYA mengeluhkan tagihan listriknya yang melonjak hampir  dua kali lipat.

ADVERTISEMENT

“Tagihan bulan lalu cuman Rp1 juta-an, tapi bulan Juni ini jumlahnya melonjak drastis menjadi Rp1,7 juta, kami tentu kaget,” aku Herawan Hasan, Jumat malam (5/6/2020) yang selama ini menggunakan listrik pasca bayar.

Pemilik usaha Car Wash di Jalan Haji Hasan itu merasa pemerintah bertindak tidak arif dan bijaksana, karena di tengah kesulitan warga untuk bertahan hidup di masa-masa sulit akibat Pandemi Covid-19, PT PLN justru menaikkan tarif dasar listrik (TDL) yang mencekik leher pelanggannya.

ADVERTISEMENT

“Saya komplain, karena kenaikan TDL ini tanpa sosialisasi, kedua, momentum kenaikannya tidak tepat karena sedang krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19, tidak manusiawi kami harus mengeluarkan cost yang begitu besar untuk bayar listrik yang kenaikannya drastis begini, ini sama saja mau bunuh rakyatnya sendiri, mana usaha kami terdampak Corona, dan ini, bukan hanya saya saja yang alami,” ungkapnya.

Lantas, apa kata Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Palopo sendiri menanggapi keluhan warga soal kenaikan diam-diam TDL oleh perusahaan listrik negara itu?

(bersambung)

(iys)

ADVERTISEMENT