Putra Walmas Ketum ADPK Ketemu Gubernur Lemhanas, Bahas Pancasila dan RUU HIP

234
ADVERTISEMENT

JAKARTA—Di saat Pancasila sedang diuji dengan tantangan perubahan globalisasi, Asosiasi Dosen Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan atau ADPK diharapkan dapat memperkuat resistensi ideologi negara itu dari gerusan intrik politik yang sedang hangat di Tanah Air.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

ADPK tingkat pusat  yang diketuai oleh Kol TNI (Pur) Ir Amsal Sampetondok MSi, putra Walmas yang kini sudah jadi tokoh nasional itu mengatakan,”Kita tentu sangat prihatin dengan kondisi bangsa yang terancam disintegrasi saat ini,” ujar Kol (Purn) Ir Amsal Sampetondok kepada awak media saat dihubungi.

ADVERTISEMENT

Ia dan jajaran pengurus pusatnya baru saja menghadap gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo.

Amsal dan gubernur Lemhanas RI, Kol TNI (Purn) Ir Amsal membahas berbagai persoalan bangsa. Termasuk menyinggung
Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila ( RUU HIP).

ADVERTISEMENT

”Dengan kondisi saat sekarang ini yang dinilai bisa merombak Pancasila, maka dosen harus diperkuat,” ujar putra dari Walmas yang kini menjadi tokoh nasional.

”Khususnya pada dosen ADPK untuk mentransfer ilmu kepada mahasiswa di PTN dan PTS,” ujar purnawirawan TNI AD yang juga pengusaha beken itu.

Saat menghadap gubernur Lemhanas RI, Ketum ADPK Kol TNI (Purn) Ir Amsal didampingi Khusnul Arifin dan jajaran pengurus pusat ADPK. Sedangkan gubernur Lemhanas RI didampingi Wakil Gubernur Lemhanas RI, Marsekal Madya TNI Wieko Syofyan, dan deputy-deputynya.

Pertemuan berlangsung selama satu jam lebih. Dimulai dari pukul 11-12 siang Waktu Indonesia Barat (WIB).

Ada beberapa usulan yang disampaikan ADPK ke gubernur Lemhanas RI dan wakil gubernur lemhanas.

Pertama, ADPK mengusulkan kepada gubernur Lemhanas RI agar para dosen Pancasila dan kewarganegaraan harus melalui pendidikan Lemhanas RI.

Kami juga mengusulkan kepada gubernur Lemhanas agar Asosiasi Dosen Pendidikan Kewarganegaraan (ADPK) menjadi corong kepada mahasiswa agar mahasiswa dapat memahami tentang bela negara, ketahanan nasional, dan karakter bangsa yang saat ini mulai rapuh oleh berbagai kepentingan.

”Dan terakhir adalah memperkenalkan asosiasi kepada gubernur Lemhanas RI,” pungkas dia.

Gubernur Lemhanas RI, Letjen TNI (Purn) Agus Widjojo, menyambut baik kehadiran ADPK. Termasuk beberapa usulan ADPK dicatat oleh wakil gubernur dan para deputynya.

”Kita sangat respon, ini baik untuk bangsa dan negara, harus diapresiasi,” ucap gubernur Lemhanas RI kepada Kol. TNI (Purn) Ir Amsal.(*/iys)

ADVERTISEMENT