AKAS Diusung Gerindra di Pilkada Lutra, MTH-Budiman di Lutim

425
Ilustrasi Partai Gerindra
ADVERTISEMENT

MAKASSAR–Meski baru direncanakan akan diserahkan dalam pekan ini, tanggal 29 Juli mendatang, Partai Gerindra dikabarkan akan mengusung Ketua Gerindra Luwu Utara (Lutra), Arsyad Kasmar berduet Andi Sukma (AKAS) maju Pilkada Lutra. Sedangkan, di Pilkada Lutim, Gerindra dikabarkan mengusung incumbent, HM Thoriq Husler.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat OlehMW Quiz

Dari 12 daerah yang akan menggelar Pilkada 2020 di Sulsel, 9 Desember mendatang, Gerindra telah menentukan ‘jagoannya’ di enam daerah.

ADVERTISEMENT

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra melalui DPD Gerindra Sulsel menjadwalkan untuk menyerahkan surat rekomendasi nama bakal Calon Wakil Bupati se-Sulsel kepada enam calon di daerah masing-masing.

Informasi dihimpun KORAN SERUYA, enam usungan Gerindra tersebut, yang direncanakan akan menerima rekomendasi tanggal 29 Juli mendatang, yakni
Muh Thoriq Husler-Budiman Hakim di Lutim, Arsyad Kasmar-Andi Sukma selaku penantang incumbent di Pilkada Lutra.

ADVERTISEMENT

Kandidat lainnya, yakni duet Prof Akbar Silo-Daeng Marowa juga penantang incumbent di Selayar), Kaswadi Razak-Lutfi Halide incumbent di Soppeng, Malkan Amin-Andi Salahuddin Rum di Barru, dan Andi Muchtar Ali Yusuf-Andi Edy Manaf selaku penantang Bululumba.

Ketua Gerindra Sulsel, Andi Iwan Aras (AIA) mengatakan, rekomendasi pasangan calon di enam daerah akan diumumkan dan diserahkan di Makassar, pada Rabu 29 Juli mendatang. Hanya saja, Andi Iwan belum bersedia membocorkan nama enam pasangan tersebut. Bahkan, saat nama-nama pasangan yang telah tersiar dikonfirmasikan, Andi Iwan enggan membenarkannya.

“Nanti kita sampaikan, kan kita ingin berikan suprise. Kalau kami sebutkan sekarang, itu bukan kejutan namanya. Kita rencana khan mau penyerahan rekomendasi Rabu 29 Juli, tunggu saja siapa enam pasangan yang akan diusung. Tapi untuk 6 kabupaten dulu,” ujar Andi Iwan.

Sebelumnya calon di Kota Makassar, Danny-Fatma sudah diserahkan rekomendasi berupa B1KWK. Sekarang giliran enam daerah yang sudah dirampungkan di DPP sehingga diserahkan rekomendasi pasangan.

“Untuk bakal calon bupati dan wakil rekomendasi DPP sudah turun. Saya sendiri yang terima. Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, Barru, Soppeng, Selayar,” katanya.

Adapun lima daerah lainnya, Andi Iwan menuturkan bahwa masih dalam proses. Diantaranya ialah Maros, Gowa, Pangkep, Tana Toraja dan Toraja Utara. “Lima daerah akan menyusul di tahap ketiga nanti,” jelas Iwan.

Sementara itu, Ketua DPC Gerindra Lutra, Arsyad Kasmar, memang berharap partainya bisa mengusungnya. Apalagi dia sudah memegang rekomendasi Hanura dan PKS. Menurut Arsyad, restu Gerindra yang paling utama untuk bertarung di Pilkada Lutra 2020. Bahkan dia rela menunda deklarasi, sebelum rekomendasi Gerindra terbit. “Kami masih tunggu rekomendasi Gerindra keluar. Setelah itu, baru kita jadwalkan deklarasi. Masa saya mau tinggalkan partaiku sendiri,” kunci Arsyad.

Arsyad yang akan maju berpasangan dengan Andi Sukma, saat ini telah mengantongi dukungan Partai Hanura 4 kursi dan PKS 2 kursi. Dengan dua partai ini, yang memiliki 6 kursi, belum memenuhi syarat mengusung satu pasangan calon di Pilkada Lutra. Sebab, dipersyaratkan 7 kursi.

Harapan Arsyad-Andi Sukma memang sisa Partai Gerindra yang memiliki 3 kursi, sehingga koalisi Hanura, PKS dan Gerindra memiliki 9 kursi atau memenuhi syarat pencalonan. Sebab, Partai Perindo yang memiliki 2 kursi, hampir dipastikan mencalonkan penantang incumbent lainnya, Thahar Rum-Rahmat Laguni.

Sementara incumbent di Pilkada Lutim, duet HM Thoriq Husler-Budiman Hakim diusung koalisi ‘gemuk’ setelah Gerindra ikut mencalonkan. Husler-Budiman diusung koalisi Partai Golkar, PDIP, PAN, Hanura, PKB, PKS, Gerindra, dan PBB. Koalisi partai pengusung Husler-Budiman memiliki 24 kursi dari 7 kursi dipersyaratkan. Dari 24 kursi tersebut, Partai Golkar memiliki kursi terbanyak, yakni 7 kursi.

Lawan incumbent, duet Irwan Bachry Syam-Andi Muh Rio Pattiwiri Hatta hanya diusung koalisi Partai Nasdem 4 kursi dan Partai Demokrat 2 kursi. (*/tari)

ADVERTISEMENT