Anggarkan Rp3,8 Miliar Program Seragam Sekolah Gratis, Kadisdik Palopo: Untuk 10.084 Pelajar

1023

PALOPO–Untuk mewujudkan pendidikan gratis paripurna di Palopo, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palopo mengusulkan anggaran sebesar Rp3,8 miliar di APBD 2019. Program prioritas ini tengah dibahas di komisi I DPRD Palopo, untuk selanjutnya dibawa ke Badan Anggaran.

Anggaran tersebut diplot sebagai salah satu program prioritas Wali Kota Palopo dan Wakil Wali Kota Palopo, HM Judas Amir – Rahmat Masri Bandaso (JUARA).

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Palopo, H. Asir Mangopo, mengungkapkan, program gratis seragam sekolah ini sebagai wujud program pendidikan gratis paripurna yang telah dicita-citakan pemerintahan Judas-Rahmat.

“Kita anggarkan Rp3 miliar lebih untuk seragam sekolah gratis tahun 2019 ini,” kata Asir, yang juga menjabat Kadis Dukcapil Palopo ini.

(BACA JUGA):  Sisi Lain Warga Palopo Tewas Disengat Tawon… Ternyata Bermula dari Ulah Elang Liar

Anggaran tersebut diperuntukkan bagi 10.084 siswa, yang akan mendapat seragam gratis di tahun 2019. Rinciannya SMP/MTs sebanyak 3.511, murid SD/MI 3.220 orang, dan TK sebanyak 3.353 orang.

Walikota Palopo, HM Judas Amir kepada KORAN SeruYA mengatakan, program seragam dan peralatan sekolah gratis ini akan dianggarkan dananya lewat APBD Pokok 2019.

“Insya Allah, program ini akan dinikmati tahun anggaran 2019. Ini salah satu program JUARA bagi pelajar di Palopo,” kata Judas Amir. Judas Amir berharap, program ini bisa membantu warga Kota Palopo yang memiliki anak bersekolah mulai tingkat TK sampai SMP/MTs dan sekolah sederajat lainnya.

(BERITA TERKAIT):  JUARA Prioritaskan Seragam dan Peralatan Sekolah Gratis TA 2019, Judas Amir: Bantu Warga Palopo

Judas Amir mengakui, masih banyak warga Palopo terbebani mahalnya seragam dan peralatan sekolah setiap memasuki tahun ajaran baru. Apalagi, jika satu keluarga memiliki lebih satu anak yang bersekolah di TK, SD, bahkan SMP, maka keluarga tersebut akan mengeluarkan dana yang besar.

“Disinilah kita (pemerintah) hadir membantu masyarakatnya,” katanya. (adn)