Atasi Krisis Air Bersih, Intake Air Baku Sungai Labongko di IPA IKK Burau Luwu Timur Mulai Dikerja

212
Perumdam Waemami melakukan perbaikan Intake air baku pada IPA IKK Burau, Senin (6/2/2023). Perbaikan ini dipantau Direktur Perumdam Waemami Luwu Timur, Andi Maryam. (Foto : Dok. Perumda Waemami Luwu Timur)
ADVERTISEMENT

LUTIM — Perumdam Waemami melakukan perbaikan Intake air baku pada IPA IKK Burau, Senin (6/2/2023). Perbaikan ini dipantau Direktur Perumdam Waemami Luwu Timur, Andi Maryam.

Perbaikan Intake air baku pada IPA IKK Burau dilakukan Perumdam Waemami bersama pekerja lepas untuk membantu dalam pekerjaan mobilisasi material ke lokasi.

ADVERTISEMENT

Rusaknya Intake Air Baku pada Instalasi Pengolahan Air IKK Burau Perumdam Waemami Luwu Timur, menyebabkan suply distribusi air bersih ke 2000 sambungan rumah pelanggan atau masyarakat terhenti. Kerusakan Intake air baku pada IPA IKK Burau terjadi sejak beberapa waktu lalu, sehingga Kecamatan Burau mengalami krisis air bersih.

Untuk itu, dalam upaya mencari solusi agar tidak terlalu lama masyarakat mengalami krisis air bersih maka Perumdam Waemami melaksanakan penanganan darurat dengan cara melakukan pembangunan darurat intake air baku di Sungai Labongko.

“Penanganan dan pembangunan bersifat darurat dilakukan untuk distribusi air baku ke IPA IKK Burau dapat berfungsi kembali sembari menunggu pembangunan atau rehabilitasi kembali embung IKK Burau yang jebol,” kata Andi Maryam.

Sementara itu, Kepala Adm dan Sekretariat Perumdam Waemami, Soenandar Latief mengatakan penanganan pembangunan darurat intake tersebut mendapat sporting bantuan berupa material pipa transmisi HDPE dan bronjong serta asesoris lainnya.

“Untuk solusi penanganan tersebut dan bantuan itu cukup membantu dalam penanganan jangka pendek atau bersifat sementara,” kata Soenandar.

“Insha Allah kalau tidak ada kejadian luar biasa sesuai progres dari teman di Devisi Perencanaan, sekitar dua minggu kedepan pekerjaan ini sudah bisa final dan kemungkinan air baku sudah bisa masuk ke IPA dan selanjutnya di distribusikan kembali ke pelanggan semoga tidak ada kendala,” pungkas  Soenandar. (rah)

ADVERTISEMENT