Bappilu Nasdem lutim Sampaikan ke Husler Supaya Duet Kembali dengan Ibas, Ini Alasannya

406

MALILI–Ada pernyataan menarik dilontarkan Wakil Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim), Muh Siddik BM jelang Pilkada 2020 di daerah berjuluk ‘Bumi Batara Guru’ itu.

Kader Nasdem ini menyayangkan jika Bupati dan Wakil Bupati Lutim, HM Thoriq Husler dan Irwan Bachri Syam (Ibas) pecah kongsi menghadapi Pilkada 2020 di daerah itu.

Secara tersirat, Siddik menginginkan duet Husler-Irwan tidak pecah dan maju kembali sebagai pasangan calon kepala daerah Lutim pada Pilkada 2020. Menariknya, pernyataan tersebut disampaikan Siddik di hadapan Husler dan sejumlah anggota DPRD Lutim saat makan prasmanan di Gedung DPRD Lutim, Selasa (17/12/2019) siang lalu, dikutip dari Lutimterkini.com.

Makan siang dalam suasana santai itu diadakan usai rapat paripurna tentang Ranperda Retribusi Pasar di DPRD Lutim. Sejumlah legislator hadir, di antaranya Ketua DPRD Lutim, Amran Syam, Usman sadik dari PAN, Leonard Bongga dari PDIP,  Heriyanti Harun dan Mahading dari Partai Golkar,  Efrain dari PDIP, Tugiat dari Nasdem,  dan Harisah Suharjo dari PAN.

“Kalau Pak Bupati dan Wakil Bupati nanti pecah kongsi tentu akan berdampak pada cost politik yang mahal. Masyarakat Luwu Timur akan terpecah dan terpolarisasi. Tentu kita inginkan daerah ini tetap kondusif,” kata Siddik mengawali diskusi sambil makan siang.

“Biar daerah ini kondusif,  salah satu caranya adalah Pak Husler dan Pak Irwan berpaket lagi di Pilkada 2020,” lanjut Siddik.

Legislator Nasdem ini tak menampik, biang perpecahan Husler dan Irwan sebenarnya diisukan sendiri sejumlah politisi Nasdem dan Golkar di daerah itu. “Padahal sebenarnya dua tokoh ini masih sama-sama berkeinginan bersama,” kata Siddik yang juga Ketua Bappilu Partai Nasdem Lutim.

Siddik juga memperkirakan, jika duet Husler-Irwan kembali menyatu, prediksi kotak kosong di Pilkada Lutim bisa saja terbukti, sesuai prediksi salah satu lembaga survei di Makassar.

Pernyataan Siddik tersebut mendapat tanggapan sejumlah legislator yang ikut makan siang bersama. Mahading dari Partai Golkar, misalnya, mengatakan, Husler yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Lutim sebenarnya tidak pernah ‘meninggalkan’ wakilnya, Irwan Bachri Syam.

Sebaliknya, Mahading dengan nada berkelakar mengatakan, sebaliknya Ketua Nasdem Lutim yang terkesan mau meninggalkan Husler.

“Pak Husler itu tidak pernah menyampaikan jika dirinya akan berpisah dengan Pak Irwan. Justru tersebar di media sosial baru-baru ini, kalau Pak Irwan selaku wakil bupati memberi sinyal akan melawan Pak Husler. Itu Videonya sudah tersebar di mana-mana. Jadi janganlah di bolak-balik,” kata
Mahading.

Sebelumnya diberitakan KORAN SERUYA, edisi Selasa (17/12/2019), sebanyak 5 daerah di wilayah Sulsel dari 12 wilayah yang menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2020 mendatang, berpeluang melawan kolom kosong. Salah satunya, incumbent di Pilkada Lutim, HM Thoriq Husler salah satunya yang diprediksikan akan melawan kotak kosong.

Direktur Eksekutif Nurani Strategic, Nurmal Idrus, menyebutkan, 5 incumbent di Sulsel masih sulit ditumbangkan, salah satunya Bupati Lutim HM Thoriq Husler.

Nurmal mengamati, lima petahana di daerah ini memiliki popularitas di atas 70 hingga 80 persen. Bahkan elektabilitas incumbent di atas 50 persen. Hal ini kata dia, yang membuat para penantangnya untuk pikir-pikir. Sehingga potensi untuk terjadinya kolom kosong sangat besar. (*/tari)