Begini Respon Cepat Dinas Pariwisata Lutim, Sikapi Kerusakan Taman Kota Andi Nyiwi Park

1905
ADVERTISEMENT

MALILI–Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudmudora) Luwu Timur, telah mengambil langkah cepat untuk melakukan perbaikan Taman Kota Andi Nyiwi Park.

Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudmudora) Luwu Timur, Hamris Darwis mengungkapkan jika perbaikan taman yang berada di lantai dua tersebut saat ini sedang dalam proses perbaikan.

ADVERTISEMENT

“Kemarin (Senin, red) sudah mulai dikerjakan dan diperbaiki,” kata Hamris, Selasa (2/2/2021).

Nantinya, lanjut Darwis, kayu pengalas dari rumput sintetis tersebut akan diganti menggunakan besi hollow sehingga diharapkan bisa lebih tahan lama.

ADVERTISEMENT

“Taman yang memiliki kemiringan 60 derajat itu, sebenarnya ada lantai beton dibawah kayu pe-ngalas. Kayu itu merupakan pengganti dari tanah. Sebab kami mau menggunakan tanah tetapi karena pertimbangan berbagai aspek sehingga digantikan dengan kayu,” bebernya.

Menurut Hamris, selain melakukan perbaikan taman sejumlah kerusakan yang ada di lokasi tersebut akan dibenahi. “Lantai dan besi pegangan juga akan kami perbaiki,” jelasnya.

Kadis Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudmudora) Luwu Timur inipun menyebutkan jika kualitas lantai tersebut bukannya kurang baik hanya saja sejumlah pengunjung memanfaatkan lantai dua itu untuk bermain sepeda.

“Kalau lantai keramik sebenarnya sudah bagus hanya beberapa pengunjung bermain menggunakan sepeda sehingga pada saat sepeda itu terbentur ke lantai sehingga mengakibatkan lantai rusak,” kata Hamris.

Rencananya, proses perbaikan taman tersebut akan segera diselesaikan dalam Minggu ini.

Sebelumnya, Anggota DPRD Luwu Timur, Alpian mengkritisi pemerintah agar tidak tinggal diam dalam persoalan kerusakan Taman Andi Nyiwi Park.

Sekedar diketahui, taman yang berlokasi di Lapangan Andi Nyiwi, Kelurahan Malili, Kecamatan Malili, Luwu Timur, Sulawesi Selatan itu menghabiskan anggaran sekitar Rp 14.5 milliar menggunakan APBD Luwu Timur.

Untuk tahap pertama, pemkab mengucurkan APBD 2018 Rp 7 milliar lebih dan tahun selanjutnya atau 2019 Rp7,5 Milliar untuk merampungkan proyek ini.

Sementara dalam proses pengerjaannya dikerjakan oleh kontraktor pelaksana PT Buana Perdana Mandiri dan konsultan perencana adalah Mallomo Engineering Consultant

Bangunan ini memiliki dua lantai. Lantai pertama dimanfaatkan sebagai tempat parkir kendaraan, sedangkan lantai duanya untuk dimanfaatkan masyarakat umum seperti pertemuan, foto-foto dan lain-lain.

Pada bagian lantai dua juga ada bagian taman dari rumput sintetis. Pada bagian inilah yang rusak. Rumput sintetis dipasang model miring, sedangkan lantai dasarnya menggunakan papan dan balok yang saat ini sudah jebol dan rusak. Dan Tegel pada lantai juga sudah copot.

(Rah)

ADVERTISEMENT