Bocah Penjual Jalangkote Jadi Korban Bully Terus Dapat Bantuan, Mulai Sepeda Hingga Beasiswa

1756
ADVERTISEMENT

PANGKEP–Video kasus bully atau perundungan yang menimpa bocah penjual Jalangkote, Rizal alias Rz, 12 tahun, yang dilakukan sekelompok pemuda di Pangkep viral mengundang simpati banyak pihak. Bantuan mengalir dari berbagai pihak untuk sebagai rasa solidaritas kepada R. Mulai dari istri bupati Pangkep hingga ke ormas semua datang memberikan bantuan.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Ketua Tim Penggerak PKK Pangkep, Rismayani Syamsuddin yang datang ke rumah Rizal memberikan bantuan uang tunai dan buku tabungan kepada bocah tersebut. “Saya bawa bantuan sedikit. Jangan dilihat dari nilainya tapi ini bentuk simpati kepada anak kita yang jadi korban. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang lagi,” kata Rismayani, Senin (18/5/2020).

Bantuan juga datang dari ormas Pemuda Pancasila Kabupaten Pangkep. Sekretaris DPC PP Pangkep, Nirwansyah Ridwan bersama belasan anggotanya juga memberi bantuan kepada korban. Usai memberi bantuan, rombongan PP kemudian mendatangi Mapolres Pangkep untuk memberi semangat pihak kepolisian dalam menyidik kasus ini. “Kami mengecam keras kejadian ini dan mendukung kepolisian memproses hukum para tersangka,” ucap pria yang akrab disapa Cimot ini.

Yang menggembirakan, PGRI Pangkep memberikan bantuan dana dan beasiswa sampai tamat bagi Rizal. Mantan Kadis Pendidikan Sulsel Irman Yasin Limpo ikut memberikan bantuan beasiswa kepada murid SD 4 Tala, Kelurahan Talaka, Kecamatan Ma’rang ini. “Saya mengutuk sekeras-kerasnya tindakan bullying terhadap seorang penjual jalangkote ini. Kasihan sekali ini anak,” ujar None, begitu Irman Yasin Limpo akrab disapa.

ADVERTISEMENT

Bahkan, Sekretaris Pribadi Menteri Pertahanan (Menhan) RI Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, ikut bersimpati kepada Rizal.

Melalui unggahan Ainan Adnan, salah satu rekan Rizky. Rizky mengaku sangat prihatin. “Persis dengan bosnya Pak Prabowo Subianto, ia langsung sigap menghubungi saya yang kebetulan berada dekat dengan Kabupaten Pangkep untuk meminta ada tim di sekitar lokasi yang bisa memastikan bahwa pelaku ditangkap,” tegasnya.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Tidak hanya itui, Ainan juga berujar bahwa korban pun sempat bertatap muka dengan sang asisten pribadi Prabowo tersebut melalui video call. Dalam video call tersebut, Rezky memastikan akan memberi bantuan pendidikan kepada korban. “Jujur saya agak kaget mendengar jumlah yang akan diberi, sejumlah uang tunai. Selain itu ada bea siswa hingga lulus SMA. Dan Ini bantuan pribadi,” jelasnya.

Rizal juga mendapat hadiah sepeda baru. Bantuan ini datang dari salah satu komunitas sosial di Pangkep, IAM, karena prihatin atas kasus bully yang menimpa korban. “Hadiah sepeda barunya semoga dapat membangkitkan semangat adik Rizal atas perlakuan tidak sepantasnya dari sekelompok remaja di kampungnya,” ujar anggota komunitas IAM Center, Atho Akhiruddin Tola, usai menyerahkan bantuan sepeda kepada korban.

TUAI KECAMAN

Ulah sekelompok pemuda di Kelurahan Bonto-bonto, Kecamatan Marang, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan, sangat keterlaluan dan tidak terpuji. Mereka membully dan menganiaya Rizal yang sedang menjajakan jalangkote buatan ibunya, Minggu (17/5/2020). Ironisnya, salah seorang dari pelaku merekam aksi penganiayaan bocah malang itu dan videonya viral di media sosial.

Rizal menaiki sepedanya menjajakan jalangkote. Di tengah jalan, Firdaus, 26 tahun, bersama sedikitnya 7 temannya memanggil Rizal. Bukannya hendak membeli jalangkote yang dijual korban, Firdaus membully bocah malang itu. Bahkan, bocah malang ini dianiaya dengan cara kepalanya digampar dan didorong hingga terjatuh. Saat korban terjatuh, para pemuda tersebut bukannya menolong Rz, mereka malah mengolok korban.

Pada video lain, salah seorang pelaku menghadang Rz yang tengah menjajakan jalangkote dengan sepeda. Salah seorang pemuda menghadang korban hingga terjatuh di rerumputan. Tak ada rasa kasian hendak menolong Rz, pelaku malah menertawai korban.

Ulah para pemuda itu menuai kecaman dari warganet. Ulah para pemuda itu dinilai tidak berprikemanusiaan. Untung saja, aparat kepolisian tanggap menyikapi kasus ini. Salah seorang pelaku, Firdaus yang menganiaya dan membully korban diamankan bersama 7 pelaku lainnya.

Kapolsek Marang, Iptu Sofyan menjelaskan, dalam kasus ini, ada 8 terduga pelaku penganiayaan terhadap penjual jalangkote yang melintas di sekitar Lapangan Bonto-bonto, Minggu (17/5/2020) sore. “Pelaku sudah diamankan, semuanya ada 8 orang,” katanya. (*/tari)

ADVERTISEMENT