Murid SDN 5 Salamae Palopo Viral Setelah Ditabrak Motor dan Uang Jualan Jalangkote Dicuri, Kata Ibunya: Buat Beli HP untuk Sekolah Online

583
Fitrini, ibu Ramadhan saat menerima bantuan permodalan dari pengurus Partai Nasdem Palopo. Tampak, Sekretaris Partai Nasdem Palopo, Umar saat berbincang-bincang dengan ibu Ramadhan
ADVERTISEMENT

KORANSERUYA.COM–Namanya Ramadhan alias Rama, 10 tahun. Murid kelas V SDN 5 Salamae, Kota Palopo, Sulawesi Selatan ini, mendadak viral di media sosial dan mengundang simpatik banyak pihak.

Sehari-harinya, bersama sang adik, Rama berjualan jalangkote buatan ibunya. Rama gigih membantu sang ibu berjualan jalangkote.

ADVERTISEMENT

Namun, sial dialami Rama, saat berjualan pada Rabu lalu, 11 Agustus, di Jalan Cakalang, Kota Palopo. Dia ditabrak sepeda motor. Tak hanya itu, sebagian uang hasil jualan jalangkote raib diduga dicuri orang tak dikenal.

Kejadian yang dialami Rama tersebut viral di media sosial. Sebab, saat Rama sedang menangis di pinggir jalan, ada warga yang memvideokannya. Video tersebut kemudian diunggah akun Facebook Alam Shoop Kota Palopo.

Dalam video itu, Rama menangis di pinggir jalan usai ditabrak dan uangnya dicuri. Kabarnya, Rama sedang berjualan jalangkote menggunakan sepeda ditabrak dari belakang oleh pengendara motor tak dikenal. Tidak hanya ditabrak lari, uang hasil jualannya juga dicuri.

Diketahui, Rama tingal bersama ibu dan seorang adiknya di BTN Permata Hijau, Kelurahan Temmalebba, Kecamatan Bara, Kota Palopo.

Menurut Fitriani, ibu Rama, anaknya memang berjualan jalangkote setiap hari. Kegigihan Rama untuk membantu ibunya terkadang membuat sang ibu bersedih, sebab meski dilarang berjualan, Rama tetap ngotot untuk jualan jalangkote. Bahkan, Rama meminta ibunya membuat jalangkote agar bisa dijualnya.

“Awalnya anakku menjual jalangkote buatan tetangga. Saya melarangnya, tetapi dia malah meminta saya membuat jalangkote untuk dijual. Sejak saat itu, Rama menjual jalangkote buatan saya,” kata Fitriani, saat disambangi pengurus Partai Nasdem Kota Palopo, di rumahnya, Jumat (13/8/2021).

Menurut Fitrani, sebagian hasil berjualan jalangkote ditabungnya untuk membelikan sepeda baru dan handphone untuk anaknya, agar bisa dipake belajar online. Selama ini, Rama biasa meminjam handphone milik sepupunya untuk belajar online.

NASDEM PEDULI

Partai Nasdem Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kembali memperlihatkan kepeduliannya. Setelah sepekan yang lalu membantu modal usaha ke wanita penambal ban yang viral, kini NasDem membantu seorang anak penjual jalangkote.

Ia adalah Rama (10), murid SDN 5 Salamae kota Palopo. Rama viral di media sosial saat menjual jalangkote pada Rabu kemarin di sekitar Jalan Cakalang.

Saat itu, Rama yang sedang jualan menggunakan sepeda ditabrak dari belakang oleh pengendara motor. Tidak hanya ditabrak lari, uang hasil jualannya juga dicuri. Kejadian ini pun viral di medsos setelah diunggah oleh akun Facebook Alam Shoop.

Wakil ketua DPRD Palopo, Abd Salam juga melihat peristiwa itu melalui video yang beredar. Ia bersama Sekretaris Nasdem Palopo, Umar langsung menuju ke rumah Rama, Jumat (13/8/2021).

Lokasinya berada di kompleks Permata Hijau Kelurahan Temmalebba. Nampak hadir juga Camat Bara, Dewa Gau dan Lurah Temmalebba, Ismail Aswar.

Sayangnya, saat bertandang ke rumah kayu milik Rama, Abd Salam hanya menemui ibu Rama, Fitriani. Rama sedang menjalankan aktifitasnya sebagai penjual jalangkote.

Fitriani yang hidup sebagai seorang janda kemudian menceritakan kondisi anaknya yang tak kenal lelah itu. Mulai dari pagi jualan di sekitar pasar sentral dan sorenya berjualan di sekitar jalan lingkar.

Setiap harinya, Fitriani mampu membuat 150 biji jalangkote. Hasil jualan jalangkote digunakan untuk makan sehari-hari dan ditabung untuk pembayaran cicilan sepeda motor yang masih tersisa 4 bulan.

Mendengar hal itu, Abd Salam merasa iba. Perjuangan Rama hampir sama dengan dirinya sewaktu kecil. Bedanya, Abd Salam jualan es keliling.

“Saya melihat di video yang viral, Rama menangis. Ditabrak oleh seseorang dan uangnya diambil. Kasihan sekali, masih ada orang yang tega seperti itu,” kata Abd Salam.

“Partai Nasdem memberikan bantuan uang tunai untuk modal usaha. Sisa cicilan motor ibu akan saya bayarkan. Juga, sampaikan ke Rama, setiap hari bawakan saya jalangkote di kantor DPRD, saya langganan jalangkote,” kata Abd Salam.

Sekretaris NasDem Palopo, Umar juga turut memberikan semangat kepada Fitriani.

“Pelihara baik-baik anakta. Sangat jarang menemukan anak seperti Rama. Masih kecil sudah menjadi tulang punggung keluarga mencari nafkah,” katanya. (*)

ADVERTISEMENT