Didapuk Sebagai Ketua DPC Hanura Gantikan Ome, Pratiwi LB Sebut Partainya Siap Bermitra dengan Pemkot Palopo

706
ADVERTISEMENT

PALOPO–Pratiwi Lanteng Bustami, figur muda dari Parpol pecahan Golkar, yakni Hanura memang baru sehari menggengam Surat Keputusan DPP partainya, yang mendapuk dirinya naik sebagai nahkoda baru menggantikan Akhmad Syarifuddin Daud (Ome) yang memilih mundur dan ingin fokus pada ladang pengabdian yang baru di BPJS Kesehatan.

Namun, Pratiwi saat dihubungi Koran Seruya via selulernya, Selasa 29 Desember 2020 menyatakan partai yang dipimpinnya siap membesarkan Hanura dan memilih tidak ingin berkonfrontasi dengan Pemerintah.

“Kami di Hanura meski di Pilwalkot Palopo 2018 lalu kalah, tetapi dengan kebesaran hati dan gentleman harus mengakui kekalahan itu dan menjadikannya sebagai pelajaran berharga. Posisi kami saat ini sebagai mitra pemerintah yang tentu harus tetap kritis, tetapi dalam penyampaiannya juga tetap harus menjunjung tinggi budaya kita sebagai orang Tana Luwu,” tandas Pratiwi, yang sebelumnya adalah Bendahara di partainya tersebut.

Pratiwi melanjutkan, “Kami ingin bermitra dengan Pemerintah, karena bagaimanapun perbedaan pilihan di 2018 sudah lewat, kami ingin menata organisasi partai politik kami ini dengan lebih baik, kami sebagai Pengurus Baru tak ada lagi masalah (dengan pemerintah). Pesan kuat DPP kepada saya, bahwa kami harus cepat konsolidasi, ranting-ranting harus dibentuk dan diperkuat lagi, kita ingin Hanura ini ke depan sebagai Parpol idaman dan rumah besar bagi semua orang Palopo, kursi kami yang cuma 1 di DPRD (Palopo) harus ditingkatkan lagi, kita harus kerja keras di 2021,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

Sebelumnya, dikabarkan jabatan Ketua DPC Hanura kota Palopo telah resmi berganti nahkoda.

Ini setelah adanya surat keputusan DPP Partai Hanura, bernomor 803/B.2/DPP-HANURA/XII/2020  tertanggal 28 Desember 2020, dimana Akhmad Syarifuddin Daud (Ome) yang juga mantan wakil walikota Palopo itu lengser dan digantikan oleh Pratiwi Lanteng Bustami.

Pratiwi menjabat Ketua DPC Hanura Palopo untuk masa bakti 2020-2025 dalam surat keputusan DPP tersebut.

KET. FOTO: Surat Keputusan DPP Partai Hanura yang diteken ketua umumnya Oesman Sapta Odang (OSO) dan Sekjen Gede Pasek Suardika. Foto: Arsip Hanura

Informasi ini diperoleh Koran Seruya dari siaran pers DPP Hanura, Selasa, 29 Desember 2020.

Saat dikonfirmasi langsung lewat telepon, Pratiwi yang masih berada di Jakarta mengatakan, pergantian pucuk pimpinan di DPC Hanura ini setelah DPD Hanura Sulsel mengusulkan namanya ke DPP untuk menggantikan Ome yang memilih mundur satu tahun sebelum masa baktinya selesai yakni 2021, tahun depan.

“Jadi begini kronologisnya, Pak Ome mundur dari ketua Hanura dan ingin fokus pada jabatan barunya sebagai Dewan Pengawas di BPJS Kesehatan, nama sayapun mungkin karena dianggap selama ini sebagai kader Hanura yang paling loyal terhadap partai, sehingga oleh DPD Sulsel nama saya kemudian diusulkan dan ternyata diamini oleh DPP,” ucap Pratiwi.

(iys)  

 

ADVERTISEMENT