Dilarang Masuk Wilayah Toraja, Puluhan Pedagang Asal Palopo Khawatir Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Sehari-hari

1476
Kepala Dinas Perikanan, Nurlely Kaso
ADVERTISEMENT

PALOPO-Puluhan pedagang ikan di Kota Palopo yang menjajakkan dagangan di wilayah Tana Toraja, kini tidak bisa lagi memasuki wilayah tersebut sejak, 2 April 2020 lalu.

Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Timur 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Irwan Bachry Syam-Andi Muhammad Rio Pattiwiri Hatta (Ibas-Andi Rio)
2. HM Thoriq Husler-Budiman Hakim (MTH Berbudi)
Dibuat Oleh Seruya Poll

Pasalnya, Bupati Tana Toraja mengeluarkan kebijakan yang mengendalikan para pedagang ikan yang berasal dari Kota Palopo.

Langkah tersebut, dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tana Toraja sebagai upaya pencegahan penyebaran virus corona atau yang juga dikenal dengan sebutan covid-19.

Hal itu, kebijakan tersebut juga berdampak pada 25 orang pedagang ikan di Kota Palopo. Mereka khawatir tidak bisa lagi mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari.

ADVERTISEMENT

Tidak hanya itu, mereka pun juga dikeluhkan dari para langganan mereka di Makale, karena sudah 6 hari stok ikan tidak bisa masuk ke Tana Toraja.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perikanan, Nurlely Kaso, meminta agar pemerintah Tana Toraja bisa memberi sedikit keringanan dengan memberikan izin para pedagang masuk di wilayah Toraja.

ADVERTISEMENT
Siapa Kandidat Pasangan Calon Bupati/Wakil Bupati Luwu Utara 2020-2025 Pilihan Anda ?
1. Arsyad Kasmar-Andi Sukma (AKAS)
2. Indah Putri Indriani-Suaib Mansur (IDAMAN)
3. Thahar Rum-Rahmat Laguni (MATAHARI)
Created with Seruya Poll

Sebab katanya, kebijakan tersebut menghalangi mata pencarian masyarakat yang sehari-harinya menyuplai ikan ke Tana Toraja.

“Mestinya pemerintah Makale cukup melakukan penyemprotan desinfektan saja pada mereka, tidak perlu menghalangi usahanya, karena ini sangat urgent, terkait mata pencaharian masyarakat, apalagi mereka sangat berjasa menyuplai kebutuhan pangan ikan masyarakat,” katanya, Selasa (7/4/2020).

Lebih jauh, dia mengatakan jika saat ini, pihaknya masih menunggu hasil keputusan Pemkab Tana Toraja, agar pedagang ikan asal Palopo ini dapat lagi berjualan di Makale.

“Saya sudah konfirmasi langsung di kepala dinas perikanan Tana Toraja ibu Rantelimbong, namun dia menjawab ini keputusan bupati, kami tetap menunggu keputusan dari sana, hal apa yang harus kami ambil agar penjual ikan kita ini dapat berjualan lagi di Tana Toraja,” terangnya.

Dengan adanya kebijakan demikian, Kepala dinas Perikanan ini, merasa khawatir melihat kegelisahan 25 penjual ikan asal Palopo, yang tidak dapat lagi menjual di Tana Toraja. (*/Sya)

ADVERTISEMENT