FIX! Pendaftaran CPNS/PPPK 2021 Dibuka Mulai 30 Juni Hingga 21 Juli

110
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Kabar gembira bagi para pencari kerja (pencaker) di Tanah Air yang bercita-cita bekerja sebagai PNS. Pemerintah Pusat akhirnya membuka pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Guru dan Nonguru 2021, 30 Juni.

Pendaftaran CPNS/PPPK 2021 ini akan berlangsung hingga 21 Juli 2021. Nah, bagi masyarakat yang berminat silakan mengikuti persyaratan yang telah ditentukan.
“Pendaftaran menurut PP selama 3 minggu kalender, yakkni mulai 30 Juni -21 Juli pendaftaran,” ungkap Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian, Badan Kepegawaian Negara (BKN) Suharmen dalam konferensi pers virtual, Selasa (29/6/2021).

ADVERTISEMENT

Selanjutnya, usai pendaftaran, instansi akan melakukan seleksi administrasi dan diumumkan 28-29 Juli 2021.

Total kebutuhan ASN tahun ini sebanyak 1.275.384 formasi. Kebutuhan ini untuk Pemerintah Pusat sebanyak 83.669 dan Pemerintah Daerah sebanyak 1.191.718 formasi.

ADVERTISEMENT

Untuk kebutuhan Pemda terdiri dari guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 formasi dan PPPK non guru 70.008 formasi serta CPNS 119.094 formasi. “Di 2021 ini karena formasinya (formasi yang dibuka di CPNS 2021) luar biasa besar maka potensi pendaftarnya diperkirakan 5 juta orang,” tuturnya.

Bagaimana cara daftarnya?

ADVERTISEMENT

Menukil detik.cim, pendaftaran CPNS 2021 yang menggunakan satu portal saja yakni Sistem Seleksi Calon ASN atau SSCASN. Portal itu untuk tiga kategori rekrutmen calon aparatur sipil negara (ASN), yakni CPNS, sekolah kedinasan, dan PPPK.

Kepala BKN Bima Haria Wibisana memastikan, SSCASN akan mempermudah calon peserta dalam melakukan proses daftar CPNS 2021. Dia juga menjelaskan, melalui SSCASN calon peserta tidak perlu lagi mengunggah dokumen seperti ijazah, Surat Tanda Registrasi (STR), serta Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) saat melakukan pendaftaran.

Bima mengungkap portal SSCASN akan terintegrasi dengan data NIK di Dukcapil, data Dapodik Kemdikbud, data STR di Kementerian Kesehatan, dan akses data ijazah serta akreditasi Perguruan Tinggi di Kementerian Ristekdikti.
Berikut tahapan daftarnya lewat website CPNS, SSCASN:

1. Pelamar mengakses portal SSCASN di https://sscasn.bkn.go.id.
2. Buat akun SSCASN dengan mengisi data yang diminta seperti NIK, nama peserta, dsb.
3. Login ke akun SSCASN menggunakan NIK serta password yang sudah dibuat di halaman akun.
4. Lengkapi biodata dan mengunggah swafoto.
5. Pilih Jenis Seleksi (CPNS/PPPK Guru-Non Guru).
6. Pilih Formasi.
7. Unggah dokumen sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh instansi.
8. Cek resume dan akhiri pendaftaran,
9. Cetak kartu informasi akun dan kartu pendaftaran akun.

Setelah itu panitia akan memverifikasi data pelamar dan mengumumkan hasil seleksi administrasi. Pelamar yang dinyatakan lulus dapat melakukan cetak Kartu Ujian. Sedangkan bagi yang dinyatakan tidak lulus, pelamar dapat menyanggah hasil seleksi administrasi. Pelamar dapat mengajukan sanggahan paling lama tiga hari setelah pengumuman hasil seleksi administrasi melalui website CPNS yang sama yakni SSCASN.

Peserta dapat login ke halaman SSCASN di https://daftar-sscasn.bkn.go.id/login, lalu mengisikan sanggahannya dengan menjabarkan kronologis dan mengunggah bukti dukung yang diperlukan untuk melamar CPNS 2021. (***)

ADVERTISEMENT