FKJ Paparkan Ide Rencana Pembangunan Ikon Kota Belopa ke Bupati Luwu

814
FKJ saat memaparkan konsep rencana pembangunan ikon kota Belopa di ruang kerjanya Bupati Luwu.
ADVERTISEMENT

BELOPA — Kepala BKPSDM Kota Palopo, Farid Kasim Judas (FKJ) memaparkan idenya untuk perencanaan pembangunan ikon Kota Belopa, Luwu ke depan. Konsep tersebut dipaparkan langsung di hadapan Bupati Luwu, Basmin Mattayang, di ruang kerja bupati, Selasa (23/07/2019).

Didampingi konsultan dan desain grafis, FKJ yang disebut-sebut sebagai salah satu calon Sekda Luwu, akan membuat landmark dengan konsep yang modern. “Hari ini, kami paparan di depan pak Bupati menawarkan konsep pembangunan ruang publik di Belopa. Kita ingin mengubah wajah Belopa, membuat landmark dengan konsep yang modern,” ujar FKJ.

Nantinya, di Kota Belopa akan tersedia sarana dan fasilitas layak anak, olahraga, edukasi anak sekolah, dan lanjut usia. “Ini nanti akan tertuang dalam satu ruang publik di Kota Belopa. Ada seremoni space, edukasi anak sekolah, venue olahraga, di Lapangan Andi Djemma,” jelas FKJ yang juga putra asli Luwu ini.

Di kota Belopa ada dua lapangan yakni lapangan sepakbola dan lapangan basket. FKJ mengusulkan lapangan akan disulap menjadi pusat aktivitas masyarakat. Seperti di Palopo, Lapangan Pancasila kini menjadi ruang publik dan ikon kota di daerah berjuluk Idaman itu.

ADVERTISEMENT

Bupati Luwu, Basmin Mattayang, didampingi Kepala Bappeda Luwu, Muh Rudi, mengapresiasi ide yang tawarkan. Selain ruang publik, Basmin Mattayang, rencananya akan membangun mall di eks pasar Belopa lama di Kelurahan Sabe, Kecamatan Belopa Utara, Luwu. “Saya hanya ingin mengatakan, baju saya ini harganya 300ribu sepasang. Tapi, orang tidak percaya, paling mereka bilang harganya jutaan,”.

“Jadi ini perumpamaan. Saya ingin jangan yang mahal, yang murah tapi mewah. Karena kita hanya orang kampung,” tambahnya. Selain ruang publik di Lapangan Andi Djemma dan taman di eks terminal Belopa, Pemkab juga akan merenovasi kantor Bupati Luwu. (fit)

ADVERTISEMENT