FOTO-FOTO : Marga Taufik Digelari ‘Pekkeng Rirennuang Ri Luwu’

1212
Mayjen Marga Taufik disambut secara adat di kedatuan Luwu.
Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy dan Pangdam Pattimura, Mayjen Marga Taufik.
Datu Luwu, La Maradang mackulau menyematkan pin Kedatuan Luwu kepada Mayor Jenderal Marga Taufik.
Mayjen Marga Taufik memberikan cinderamata kepada Datu Luwu, Andi Maradang Machkulau.
Foto bersama di depan icon kedatuan Luwu.
Pangdam Pattimura dijamu di rujab walikota.

PALOPO — Kedatuan Luwu memberikan gelar adat Pekkeng Rirennuang ri Luwu, kepada Pangdam XVI Pattimura, Mayor Jenderal, Marga Taufik di Istana Kedatuan Luwu, Senin (12/8/2019).

Gelar yang artinya Prajurit harapan orang Luwu itu diberikan oleh Datu Luwu, Andi Maradang Machkulau. “Gelar ini diberikan karena Marga Taufik telah membuat bangga orang Luwu,” kata Andi Maradang.

Marga Taufik adalah putera asli Tana Luwu. Bapaknya berasal dari Suli–Larompong. Sementara ibunya orang Toraja dari Tongkonan Sa’dan. Usai diberi gelar Marga mengaku akan menjaga amanah yang diberikan itu. Dia lalu menceritakan sekelumit pengalamannya saat menjadi TNI hingga pada posisinya saat ini.

”Saya berhasil memecahkan mitos sebagai orang Luwu pertama yang menjadi Komandan Kodim. dan memecahkan mitos selama ini bahwa tidak ada orang Luwu yang akan menjadi Pangdam,” katanya. Saat menerima gelar adat tersebut, Marga Taufik didampingi oleh istrinya Ny Arinda. Hadir juga Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Inf M Imasfy, dan kepala daerah se-Tana Luwu. (liq)