Utak-Atik Calon Ketua Golkar Palopo, Tiga Kandidat Optimistis Terpilih, Begini Analisanya

521
ADVERTISEMENT

PALOPO–Akhirnya hanya 3 nama yang dinyatakan maju merebut singgasana sebagai Calon Ketua DPD II Golkar Palopo.

Itu setelah batas waktu pengembalian formulir calon ketua umum Partai Golkar resmi berakhir hari Minggu, 23 Mei 2021, tadi malam.

ADVERTISEMENT

Tiga nama calon ketua Golkar periode 2021-2026 yang telah mengembalikan formulir pendaftaran tersebut adalah Rahmat Masri Bandaso, Baharman Supri dan terakhir, Hj. Nurhaenih.

Hanya saja diantara tiga calon, saling tebar klaim dan pengaruh ikut mewarnai proses pemilihan menuju Musda III partai berlambang beringin tersebut.

Rahmat Masri Bandaso saat mengembalikan formulir pendaftaran di DPD II Golkar Palopo, Jumat (21/5)

Wakil Walikota Palopo, H. Rahmat Masri Bandaso, yang familiar dengan nick name RMB, adalah kandidat paling pertama yang mengembalikan formulir pendaftaran.

Ia diantar Pincam atau Pimpinan Kecamatan, pada Sabtu (22/05/2021) lalu usai pengembalian formulir. RMB mengaku sudah mengamankan 8 rekomendasi pemilik suara dari Pincam.

Hanya saja, ia belum mau merinci kecamatan mana saja yang dukungannya mengalir untuk pria yang pernah menjabat Ketua Golkar Palopo selama 10 tahun itu.


Hj Nurhaenih (paling kiri) bersama sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar Palopo, Jumat (23/5/2021), mengembalikan formulir pencalonan sebagai Ketua DPD II Golkar Palopo.

Menariknya lagi, calon ketua lainnya, yakni Hj. Nurhaenih dan tim suksesnya tidak mau kalah gertak.

Kubu Ketua DPRD Palopo itu mengaku memiliki satu suara lebih banyak dibanding RMB, yakni 9 rekomendasi suara dari masing-masing Pincam ditambah organisasi sayap yang didirikan Golkar dan organisasi pendiri Golkar sendiri.

“Tentu kami optimis bisa memenangkan pertarungan, karena melihat dukungan yang ada. Syarat 30 persen sudah kita penuhi, dengan 9 rekomendasi pemilik suara sah,” ungkap Ashar M. Toputiri, salah satu anggota Tim Sukses Hj. Nurhaenih saat mengembalikan formulir pendaftaran di Kantor DPD II Partai Golkar Palopo, Minggu (23/5/2021).

Lantas, calon lainnya, Baharman Supri lebih terlihat kalem dan tenang usai mengembalikan formulir pendaftaran di kantor DPD II Golkar Palopo, satu jam sebelum rombongan Hj Nurhaenih datang.

BACA JUGA: Kembalikan Formulir, Suara Hj Nurhaenih Lantang: Terpilih Ketua, Saya Tidak Hidup dari Golkar, Sayalah yang Akan Menghidupi Golkar!

Legislator senior Golkar Drs H Baharman Supri MM, resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai bakal Ketua Golkar Palopo, Minggu (23/5/2021), di Sekretariat DPD II Partai Golkar.

Legislator Golkar Palopo itu mengaku tidak membawa surat rekomendasi dukungan dari Pincam maupun sayap organisasi, tetapi tekadnya memenangkan pencalonan di Musda Golkar kali ini membuat dia optimis bisa memengaruhi pemilik suara yang tadinya diklaim sudah dimiliki calon lain.

“Dinamis sekali, tidak berarti datang tanpa rekomendasi Pincam bukan berarti saya sudah gagal. Tidak. Insya Allah, pemilik suara akan memilih saya karena saya punya nilai plus dibandingkan kandidat lainnya. Saya yakin situasinya masih bisa berubah 180 derajat. Golkar ini organisasi yang rasional dan jika kita berkaca di tempat lain, di Maros atau di Luwu Utara misalnya, yang terbaik dan yang naik (jadi ketua) adalah yang punya “nilai” dan bisa memajukan dan membawa Golkar lebih baik dari sebelumnya,” ulas Baharman Supri semangat, Minggu malam (23/5).

Di satu sisi, diskresi alias surat sakti Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar bagi calon yang tidak memenuhi syarat 10 kriteria maju sebagai calon ketua Golkar juga sangat memengaruhi suasana Musda Golkar.

Sudah banyak contoh dengan diskresi yang dipegang calon ketua Golkar di daerah, justru menguntungkan partai berlambang beringin itu. Selain menghindari perpecahan di internal partai itu sendiri, langkah “by pass” itu juga membantu partai saat mengalami kesulitan kaderisasi, dimana biasanya, tokoh yang beredar hanya itu-itu saja dengan visi misi yang sudah pasti ketinggalan zaman dibandingkan partai lain, yang menampilkan figur baru yang lebih segar dengan sejumlah terobosan.

Diketahui, terdapat sedikitnya 15 pemegang hak suara dalam Musda III Golkar Palopo nanti.

Sembilan suara dari Pimpinan Kecamatan.

Sayap partai satu suara yakni AMPG dan KPPG.

Organisasi pendiri juga satu suara yakni Soksi, Kosgoro, dan MKGR.

Organisasi yang didirikan satu suara yakni Satuan Karya (Satkar) Ulama, Majelis Dakwah Islamiyah (MDI), Himpunan Wanita Karya (HWK), Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) dan Al-Hidayah.

Suara Dewan Pertimbangan DPD II Palopo, 1 suara.

Lalu DPD II Palopo, 1 suara, dan terakhir DPD I Sulsel satu suara.

Armin Mustamin Toputiri : Kami Ingin Ketua Golkar yang Hebat Seperti Sebelumnya - ideatimes
Mantan Ketua Golkar Palopo, H. Armin Mustamin Toputiri, SH sukses mengantar partainya menjadi pemenang pemilu di kota Palopo pada tahun 2019 lalu. Kini Golkar kembali mencari nahkoda baru lewat Musda III tahun 2021 ini.

Sementara Partai Golkar sendiri dalam Pemilu Legislatif 2019 keluar sebagai partai peraih suara terbanyak di Kota Palopo di masa kepemimpinan Armin Mustamin Toputiri.

Saat itu Golkar sukses mengumpulkan 14.298 suara di tiga dapil di Kota Palopo.

Golkar juga sukses mendudukkan lima kadernya sebagai anggota DPRD Palopo sehingga posisi ketua Golkar tetap aman di tangan partai lawas bentukan orde baru itu.

Akankah kejayaan Golkar terulang kembali di Pemilu Legislatif 2024 mendatang? Dimana hasil Pemilu tersebut menjadi dasar pijakan Golkar dalam mengikuti Pilwalkot Palopo di tahun yang sama (2024).

Kuncinya tentu saja ada di masa pemilihan calon ketuanya di Musda 2021 tahun ini.

Jadi, siapa kira-kira yang paling pantas ya?

(*)

2 Orang Tewas Tenggelam di Kubangan Bekas Galian Stadion Mattoanging

Dua Tewas Tenggelam di Kubangan Proyek Stadion Mattoanging

Tiga orang anak tenggelam saat bermain di kubangan bekas galian Stadion Mattoangin, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, sedalam empat meter, Minggu (23/2/2021).

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, Muhammad Hasanuddin mengatakan, ketiganya dikabarkan mendatangi lokasi tersebut sekitar pukul 09.00 Wita.

“Tiga anak yang berenang, Reka, Adli dan Fajri. Sementara Reka berhasil selamat setelah sempat juga tenggelam,” kata Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar, Muhammad Hasanuddin kepada wartawan, Minggu.

Petugas dari Damkar Kota Makassar kemudian membawa jasad kedua korban tewas ke rumah duka di Jalan Kakatua II, Kota Makassar.

Dia mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan dari masyarakat adanya tiga orang anak tenggelam sekitar pukul 11.00 Wita.

Sekitar pukul 11.45 Wita, kedua korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Jenazah dibawa ke rumah orangtuanya di Jalan Kakatua II untuk disemayamkan. Memang dalam kubangan bekas galian Stadion Mattoanging itu mencapai 4 meter,” katanya.

Sementara itu, salah seorang warga di sekitar Stadion Mattoangin, Ahmad mengungkapkan, biasa banyak anak-anak yang datang berenang di kubangan bekas bongkaran Stadion Mattoangin.

“Ini anak bermain bersama berapa temannya di sekitaran kubangan, tiba-tiba ada yang berteriak kalau ada anak tenggelam. Jadi kami langsung laporkan ke damkar untuk melakukan pencarian,” kata Ahmad.

Ahmad mengungkapkan, jika kubangan ini akibat bongkaran Stadion Mattoangin yang dilakukan Gubernur Sulsel non-aktif, Nurdin Abdullah.

Stadion Matoanging ini rencana akan dibangun kembali, namun Nurdin Abdullah keburu ditangkap KPK.

Dia berharap pemerintah segera menimbun kubangan ini agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Sering kami warga sekitar Stadion Mattoangin menegur dan melarang anak-anak berenang di kubangan arena sangat dalam. Meski pagar Stadion Mattoangin ditutup, anak-anak biasa masuk lewat jalan tikus atau pagar yang rusak atau jebol.”

(*)

ADVERTISEMENT