Habib Rizieq Pulang, Prabowo Tak Kelihatan, Jalanan Macet Akibat Ratusan Ribu Massa Menumpuk di Jalan Masuk Bandara

720
Momen 5 menit berharga saat para jamaah melepas rindu kepada Imam Besar Habib Rizieq Shihab. (Foto: Google)
ADVERTISEMENT

JAKARTA–Kedatangan Imam Besar Habib Rizieq Shihab (IBHRS) kembali ke Tanah Air disambut besar-besaran simpatisan dan massa pendukungnya yang sebagian besar adalah massa organisasi massa (Ormas) Front Pembela Islam, Selasa 10 November yang juga bertepatan dengan hari pahlawan.

Imam Besar Habib Rizieq Shihab mendarat di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, pada Selasa (10/11) pukul 09.30 WIB tadi. Namun, hingga pukul 12.00 WIB, ia masih belum sampai di kediamannya di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bamukmin, mengatakan, perjalanan HRS menuju Petamburan terhambat karena adanya kemacetan di jalan tol. “Saya di tim penjemputan. Beliau sudah bersama dalam iringan konvoi menuju arah pulang, (tapi) di tol macet saat ini,” kata Novel.

Dalam perjalanan menuju Petamburan, lanjut dia, HRS didampingi keluarga, Ketua Umum FPI, PA 212, GNPF Ulama. “Lalu ada juga imam daerah Banten, DKI, dan Jawa Barat, serta sekretaris umum FPI bang Munarman,” kata dia.

ADVERTISEMENT

Sesampainya nanti di Petamburan, kata dia, HRS bakal berorasi. “Kemungkinan orasi karena sudah siap mobil sound system,” ucapnya melansir Republika.

Sementara itu, simpatisan HRS sudah memadati kawasan Pertamburan sejak Selasa pagi. Datang dengan berpakaian serba putih, massa itu terus bersalawat dan bertakbir menanti kedatangan HRS.

Setelah sekitar 3 tahun tinggal di Arab Saudi, HRS akhirnya kembali ke Tanah Air. Ia tiba di Bandara Soekarno Hatta pada Selasa sekitar pukul 09.30 WIB. Lantas ia bertolak menuju Petamburan sekitar pukul 10.00 WIB.

Habib Rizieq Pulang, Prabowo Tak Ikut Jemput, Kenapa?

Sementara itu, Publik terus mempertanyakan keberadaan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto yang tidak hadir menjemput Habib Rizieq Shihab di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.

Padahal Prabowo pernah berjanji mau menjemput Habib Rizieq. Janji tersebut disampaikan oleh Prabowo saat mencalonkan diri sebagai presiden dalam Pilpres 2019 lalu.

Bahkan, ia akan mengirimkan pesawat miliknya untuk menjemput Rizieq di Arab Saudi.

“Begitu saya menang, saya akan mengembalikan Habib Rizieq Shihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau. Beliau difitnah dan dizalimi,” kata Prabowo pada 27 Februari 2019.

Namun, setelah Rizieq kembali ke Indonesia, Prabowo seakan-akan menghilang dari peredaran. Ia tak memberikan pernyataan apapun selama kabar kepulangan Rizieq mencuat.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Habiburokhman menyampaikan alasan sang ketua umum, Prabowo, tak datang menjemput Rizieq.

Ia beralasan Prabowo menjaga protokol kesehatan yang wajib dipatuhi sehingga tidak ikut menjemput Rizieq.

“Mungkin ada persoalan protokol kesehatan. Baik di Kemenhan dan Gerindra, Prabowo kita batasi untuk menghadiri acara yang sifatnya kerumunan,” ujar Habiburokhman mengutip Suara, Selasa (10/11/2020).

Pembatasan agenda tersebut dilakukan guna memastikan agar Prabowo terbebas dari infeksi Covid-19. Meski demikian, secara pribadi, Prabowo menyambut kedatangan Rizieq dengan suka cita.

“Prinsipnya, Prabowo welcome sekali Habib Rizieq pulang ke Indonesia,” ungkap Habiburokhman.

Sementara itu, setelah Rizieq pulang ke Indonesia, Prabowo akan mengagendakan pertemuan dengan Rizieq.

Menurut Habiburokhman, pertemuan tersebut tak perlu dipersoalkan. Sebab, Partai Gerindra yang dipimpin oleh Prabowo merupakan partai yang mempromosikan rekonsiliasi pascapenyelenggaraan Pilpres.

“Kalau ada pertemuan enggak perlu dipersoalkan karena sesama anak bangsa. Gerindra adalah partai yang mempromosikan rekonsiliasi pasca pilpres. Kita tidak ingin bangsa ini terbelah ada kubu A dan kubu B,” tuturnya.

Habib Rizieq Pulang, Penumpang Pesawat Jalan Kaki, Begini Respon Warganet

Imbas dari penyambutan Imam Besar Habib Rizieq Shihab di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sejumlah calon penumpang pesawat terpaksa jalan kaki.

Hal itu diunggah oleh akun instagram @jktinfo pada pagi tadi. Video berdurasi 20 detik itu, memperlihatkan beberapa penumpang pesawat yang berjalan kaki dengan membawa tas besar serta koper.

Bukan hanya video, akun dengan lebih dari 2,5 juta pengikut itu juga mengunggah tiga slide foto.

Pada slide kedua, gambar diambil dari salah seorang pengendara dan menunjukkan suasana macet. Dalam gambar itu juga terdapat tulisan “Lebih cepet jalan kalo gini mah.”

Pada slide ketiga, gambar diambil dari sudut atas yang memperlihatkan kendaraan mengular. Kemudian, pada silde ketiga gambar memperlihatkan kemacetan serta massa aksi dari FPI yang turut meramaikan jalan.

“Selasa (10/11) Pantauan lalin di Tol arah Bandara Soekarno Hatta pada pagi hari ini,” tulis akun tersebut.

Melihat video serta gambar pada akun tersebut. Beberapa warganet turut memberikan komentar pedas. Salah satunya @vand_***, dia mengatakan bahwa gara-gara menyambut 1 orang tapi malah merugikan banyak orang.

“Tolong lah… Kalian nyambut 1 orang, kalo kyk gini caranya, itu juga merugikan ratusan bahkan mungkin ribuan orang. Kok ya bisa sih, ngga menghormati orang2 yg juga pengguna sarana ini…” Tulisnya.

Selain itu, warganet juga merasa simpati dengan peristiwa ini.

“Hal kya gini sudah sangat mengganggu….kasian tuh sampai jalan kaki bawa koper,” kata akun @ryanra***.

“Itu kasian yang udah booking tiket mau pergi.. ngejar waktu pesawat,” tulis akun @indrayasak****.

“Kasiaaann yang mau terbang sampai jalan bawa2 koper gitu. Semoga ada toleransi dari pihak maskapai,” kata akun @raraanni***.

Bahkan, salah satu warganet pemilik akun @rererayendra berkomentar dengan menyertakan dalil.

“Barangsiapa yang memberi kemudharatan kepada seorang muslim, maka Allah akan memberi kemudharatan kepadanya, barangsiapa yang merepotkan (menyusahkan) seorang muslim maka Allah akan menyusahkan dia,” tulisnya.

Warganet juga menyayangkan dengan penjemputan yang berdampak banyak bagi orang-orang ini.

“Kasian bgt yg mau flight .. moon maap bukannya mau negatif, tapi apa gk bisa yg jemput nunggu aja dirumahnya gitu drpd rame ramean bgtu nyusahin banyak org loh,” tulis akun @leled***.

Menghitung Penjemput Habib Rizieq Pakai MapChecking

Kepulangan Habib Rizieq disambut massa yang memenuhi Bandara Soekarno-Hatta. Berapa sih jumlah penjemputnya?

Jumlah mereka bisa dihitung dengan MapChecking. MapChecking adalah situs untuk menghitung estimasi kepadatan orang (crowd density estimation) di suatu tempat. Crowd density estimation dirumuskan dan dikembangkan oleh Prof Dr G Keith Still dan Manchester Metropolitan University Inggris, lansir Detik.

Jumlah massa ditaksir dari kepadatan orang berdiri dalam 1 meter persegi. Nanti kepadatan/meter persegi dikalikan dengan luas area massa berkumpul. Prinsipnya sederhana, namun ilmiah.

Penerapannya bisa dicek dari mapchecking.com. Fiturnya mudah digunakan. Di sisi kiri ada peta dari Google Maps. Di sisi kanan ada kalkulator untuk menghitung massa.

Disclaimer: Uji perhitungan massa penjemput Habib Rizieq ini hanya mengukur area Kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta saja. Hal ini merujuk pada video Twitter berikut. Area yang diukur yaitu dari pintu keluar sampai ke stasiun Skytrain Terminal 3.

Dari situ diketahui area seluas 6.811 m2. Lalu dipilih skala kepadatan orang. Ada Light (0,3 orang/m2) dan Crowded (2 orang/m2) dan Packed (4 orang/m2). Dari video dan foto yang beredar, tampaknya masuk dalam kategori Crowded, atau 2 orang/m2.

Setelah dihitung, estimasi jumlah penjemput Habib Rizieq di area Kedatangan Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta adalah sekitar 13.621 orang.

Sekali lagi ini adalah angka perkiraan dan tidak menghitung massa di luar area kedatangan bandara.

Saat ini, Habib Rizieq dan rombongan penjemputnya telah menuju ke markas FPI di Petamburan. Kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta pun berangsur-angsur turun kembali menuju normal.

(iys)

ADVERTISEMENT